majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Terbuka Kelas IIB Nusakambangan melayani Layanan Kunjungan Tatap Muka hari Ketiga dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, berlangsung tertib dan aman sesuai SOP, Senin(23/03).
Kegiatan Kunjungan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 21 hingga 23 Maret 2026, sebagai bentuk pemenuhan hak Warga Binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga di momen hari besar keagamaan.
Pelaksanaan kunjungan diawali dengan proses pendaftaran dan penggeledahan awal yang dilakukan sesuai SOP di Pelabuhan Wijayapura oleh petugas piket Lapas Terbuka Nusakambangan. Prosedur ini diterapkan guna memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya layanan kunjungan.
Setelah melalui tahapan pemeriksaan, para pengunjung kemudian diarahkan menuju pos dermaga sodong Nusakambangan menggunakan pelayanan kapal khusus kunjungan. Dilanjutkan perjalanan menuju Lapas menggunakan Bus Transpas Elf.
Layanan kunjungan tatap muka mewarnai keceriaan keluarga dan warga binaan. Adapula yang terharu dan penuh kehangatan terlihat saat para WBP dapat kembali bertemu langsung dengan keluarga tercinta, terutama dalam suasana momen Idulfitri yang identik dengan kebersamaan dan saling memaafkan.
Selama kegiatan berlangsung, pengawasan dilakukan secara menyeluruh oleh Kalapas, Koordinator Piket atau Pejabat struktural, staf, regu pengamanan dan 2 personil Polsek Nusakambangan guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan, Ario Galih Maduseno menyampaikan bahwa layanan kunjungan ini merupakan wujud komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan hak-hak Warga Binaan khususnya dalam menjalin silaturahmi antara keluarga dan Warga Binaan, tentunya sesuai Standar Operasional Prosedur.
“Momentum Hari Raya Idulfitri menjadi saat yang sangat berarti bagi keluarga Warga Binaan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan Warga Binaan. Kami berupaya memberikan pelayanan prima yang terbaik dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan semangat serta dukungan moral bagi Warga Binaan dalam menjalani masa pembinaan, ” ujar beliau.
Dengan terselenggaranya layanan kunjungan tatap muka ini, diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara WBP dan keluarga, serta menjadi motivasi positif bagi WBP untuk terus berperilaku baik selama menjalani masa pidana.(hil)











