Home / Ekonomi / Jelang Lebaran, Harga Pangan di Indonesia Melonjak Tajam

Jelang Lebaran, Harga Pangan di Indonesia Melonjak Tajam

majalahsuaraforum.com – Menjelang Hari Raya Lebaran 2026, harga sejumlah bahan pangan di Indonesia mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan ini terpantau berdasarkan data dari Bank Indonesia melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada H-2 Lebaran.

Mayoritas komoditas utama menunjukkan tren kenaikan, mulai dari bumbu dapur hingga bahan pokok seperti beras.

Kenaikan Tajam pada Bumbu Dapur

Beberapa komoditas mengalami lonjakan cukup tinggi, di antaranya:

Bawang merah naik 57,97% menjadi Rp68.400/kg

Bawang putih naik 44,75% menjadi Rp57.900/kg

Sementara itu, aneka cabai mencatat kenaikan paling signifikan:

Cabai merah besar naik 104,57% menjadi Rp91.750/kg

Cabai merah keriting naik 86,31% menjadi Rp83.000/kg

Cabai rawit hijau naik 15,9% menjadi Rp63.400/kg

Cabai rawit merah melonjak 58,02% menjadi Rp131.000/kg

Harga Beras Ikut Terkerek

Kenaikan juga terjadi pada berbagai jenis beras:

Beras kualitas bawah I naik 21,45% menjadi Rp17.550/kg

Beras kualitas bawah II naik 22,41% menjadi Rp17.750/kg

Beras medium I naik 20,38% menjadi Rp19.200/kg

Beras medium II naik 19,62% menjadi Rp18.900/kg

Beras super I naik 20,64% menjadi Rp20.750/kg

Beras super II naik 21,56% menjadi Rp20.300/kg

Daging Ikut Naik Selain komoditas nabati, harga daging juga mengalami kenaikan, dengan harga mencapai Rp168.650 per kilogram.

Dipicu Permintaan dan Faktor Eksternal Kenaikan harga pangan menjelang Lebaran umumnya dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat. Selain itu, faktor eksternal seperti kondisi distribusi dan dinamika global juga turut memengaruhi harga di dalam negeri.

Lonjakan ini menjadi perhatian pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap aman selama periode hari besar keagamaan.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh