Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Kalangan politik dan militer Israel dilaporkan mulai menunjukkan keterkejutan terhadap kemampuan militer Hizbullah di tengah konflik kawasan yang melibatkan Iran.
Sejumlah pejabat mengakui bahwa penilaian intelijen sebelumnya kemungkinan telah meremehkan kekuatan kelompok tersebut, terutama setelah perkembangan terbaru di medan perang.
Penilaian Lama Dipertanyakan Evaluasi sebelumnya menyebut kemampuan Hizbullah melemah, khususnya akibat terganggunya jalur pasokan yang berkaitan dengan situasi di Suriah. Namun, kondisi terbaru justru menunjukkan sebaliknya.
Masuknya Hizbullah secara aktif ke dalam konflik regional membuat Israel harus meninjau ulang perhitungan strategisnya.
Kekhawatiran Perang Berkepanjangan Perkembangan ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya perang gesekan dalam jangka panjang. Analisis dari media dan pengamat menyebutkan bahwa keterlibatan Hizbullah dapat memperluas skala konflik yang sebelumnya sudah kompleks.
Seorang peneliti yang fokus pada isu Israel, Momen Miqdad, menyebut bahwa rasa terkejut kini mulai terlihat di kalangan elite Israel, terutama karena performa militer Hizbullah setelah berbulan-bulan relatif tidak aktif.
Dinamika Konflik Terus Berubah Situasi di kawasan Timur Tengah saat ini dinilai sangat dinamis, dengan perubahan cepat di lapangan yang dapat mengubah keseimbangan kekuatan.
Kemampuan Hizbullah yang dinilai lebih kuat dari perkiraan menjadi salah satu faktor penting yang kini diperhitungkan dalam strategi militer Israel ke depan.
Red.











