Home / TNI/Polri / Kasad Resmikan Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa di Nias Selatan, Permudah Akses Warga

Kasad Resmikan Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa di Nias Selatan, Permudah Akses Warga

majalahsuaraforum.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak meresmikan jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo di Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Senin (9/3/2026).

Peresmian jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, unsur Forkopimda Kabupaten Nias Selatan, Dandim 0213/Nias Kolonel Inf Bambang, Danyon Zipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo, S.HUB.Int, tokoh masyarakat, serta para pelajar di wilayah tersebut. Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasad sebagai simbol dimulainya pemanfaatan jembatan oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak tampak mengenakan pakaian adat Nias. Selain meresmikan, Kasad juga meninjau langsung jembatan Bailey tipe 2-1 serta menerima paparan terkait proses pembangunan jembatan tersebut.

Pada kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey tipe 2-1 merupakan solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dialami masyarakat di dua desa tersebut.

“Kehadiran jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat (AD) dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi mobilitas warga,” sebut Kasad.

Ia juga menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah yang terdampak bencana. Hingga saat ini, telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan maupun peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih, hingga pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap).

Menjelang perayaan Idul Fitri, TNI AD tetap berkomitmen untuk membantu penanggulangan dampak bencana melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda di berbagai daerah. Kasad menegaskan bahwa TNI siap kembali membantu apabila infrastruktur yang telah dibangun rusak akibat bencana alam.

“Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan,” ungkap Kasad.

Hingga saat ini, TNI AD telah berhasil menyelesaikan pembangunan sebanyak 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah di Pulau Sumatera yang terdampak bencana. Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun.

Sementara itu, secara terpisah Danyon Zipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo, S.HUB.Int menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut telah selesai sepenuhnya dan siap digunakan oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

“Kami dari Satgas Gulbencal Kodam I/BB (TNI AD) akan terus hadir membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam percepatan pemulihan infrastruktur, khususnya di wilayah yang terdampak bencana, sebagai wujud pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” sebut Danyon.

Jembatan tersebut dibangun oleh Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan yang terdiri dari prajurit Yonzipur 1/Dhira Dharma, Zidam I/Bukit Barisan, serta personel Kodim 0213/Nias. Pengerjaan dipimpin langsung oleh Danyon Zipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo bersama 36 prajurit yang bekerja secara intensif setiap hari sejak pagi hingga sore hingga proyek tersebut selesai.

Dalam proses pembangunan, Satgas Gulbencal Kodam I/BB mengerahkan berbagai peralatan dan kendaraan pendukung, antara lain dump truck, kendaraan dinas, crane, Yap crane, long cargo, serta material jembatan Bailey tipe 2-1. Jembatan yang dibangun memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter, dilengkapi papan lantai serta balok pengapit, dan dicat dengan warna merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh