majalahsuaraforum.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) sebagai langkah diplomasi yang strategis. Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam forum internasional tersebut bertujuan untuk membuka akses yang lebih luas bagi penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Gaza, Palestina.
Cak Imin menjelaskan bahwa berbagai upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah saat ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama ini, distribusi bantuan ke Gaza masih menghadapi berbagai hambatan sehingga tidak seluruh bantuan dapat diterima secara maksimal oleh warga setempat.
Ia menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam forum internasional, termasuk Board of Peace, merupakan salah satu cara untuk memperluas jalur distribusi bantuan agar tidak terhambat di tengah perjalanan.
“Jadi begini, BoP ataupun langkah-langkah diplomasi global yang dilakukan Presiden adalah langkah-langkah untuk memaksimalkan peran kita. Peran kita itu apa? Ya kalau bantuan kepada Gaza itu banyak terpotong atau terhambat, harus dicari pintu-pintu untuk mendorong bantuan-bantuan itu bisa tepat sasaran dan bisa masuk,” ujar Cak Imin kepada awak media di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Menurut Cak Imin, selama ini pengiriman bantuan untuk Gaza kerap dilakukan dengan metode penyaluran melalui udara. Namun, cara tersebut dinilai belum sepenuhnya efektif karena terbatasnya akses serta kesulitan dalam proses distribusi setelah bantuan dijatuhkan.
Ia menyebutkan bahwa pemerintah ingin mencari cara lain yang memungkinkan bantuan dapat masuk ke Gaza secara lebih leluasa dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara langsung.
“Tidak hanya mengandalkan bantuan yang diterjunkan dari pesawat, tapi bisa lebih leluasa untuk masuk ke Gaza,” katanya.
Lebih lanjut, Cak Imin menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia terus menempuh berbagai langkah diplomasi untuk membuka jalur bantuan kemanusiaan yang lebih efektif. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama bilateral dengan negara lain, kerja sama multilateral, hingga partisipasi dalam berbagai forum internasional.
Selain itu, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara juga disebut sebagai bagian dari strategi diplomasi untuk memperkuat dukungan internasional serta membuka peluang jalur distribusi bantuan yang lebih luas bagi masyarakat Gaza.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap bantuan kemanusiaan dari Indonesia dapat tersalurkan secara lebih optimal dan benar-benar sampai kepada warga Gaza yang saat ini masih menghadapi kondisi kemanusiaan yang sulit.
Dw.











