majalahsuaraforum.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan banjir di sejumlah titik. Kampung Melayu, Jakarta Timur, menjadi salah satu kawasan yang terdampak cukup parah dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter.
Air mulai menggenangi permukiman warga di RT 13/RW 14 sejak pukul 08.00 WIB. Seiring hujan yang tak kunjung reda, genangan terus bertambah hingga mencapai ketinggian satu meter pada siang hari.
Ketua RT 13/RW 14, Sanusi, menjelaskan bahwa kenaikan air terjadi secara bertahap sejak pagi hari. Meski demikian, warga belum memilih untuk mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing, terutama di lantai dua.
“Air sudah mulai naik sejak pukul 08.00 WIB. Sekarang ketinggian udah satu meter, warga belum ada yang mengungsi, masih dihitung aman kalau begini. Penyebabnya ya karena hujan dari kemarin subuh sampai sore lagi,” ujar Sanusi kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Menurut Sanusi, apabila hujan terus turun dengan intensitas tinggi, tidak menutup kemungkinan ketinggian air akan kembali bertambah. Ia juga menyampaikan bahwa banjir yang terjadi saat ini merupakan kejadian pertama sepanjang tahun 2026 di wilayah tersebut.
“Genangan mulai pukul 08.00 WIB, awalnya hanya 15 sentimeter, sekarang sudah setinggi 1 meter. Ini merupakan banjir pertama pada 2026, Desember sudah lima kali banjir,” jelasnya.
Meskipun banjir mengganggu aktivitas warga, hingga kini belum ada laporan pengungsian. Warga masih bertahan di rumah, sementara sebagian anak-anak terlihat memanfaatkan genangan air untuk bermain di lingkungan sekitar permukiman.
“Semua warga belum ada yang mengungsi, masih di lantai dua,” tutup Sanusi.
Hingga sore hari, air masih menggenangi kawasan Kampung Melayu dan warga terus bersiaga menunggu perkembangan kondisi cuaca.
Dw.











