majalahsuaraforum.com — PT Jasa Marga memproyeksikan peningkatan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tol nasional selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan lalu lintas tersebut diperkirakan mencapai sekitar satu persen dibandingkan periode sebelumnya, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di akhir tahun.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa tren volume lalu lintas harian di jalan tol saat ini telah mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan. Dengan pertumbuhan tersebut, jumlah kendaraan yang melintas selama momen Nataru diperkirakan hampir menyentuh angka 4 juta unit.
Proyeksi Kenaikan Volume Kendaraan Rivan menjelaskan, berdasarkan data internal Jasa Marga, terdapat kecenderungan peningkatan arus lalu lintas dari tahun ke tahun. Pada musim libur Nataru kali ini, tambahan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar 35.000 unit per hari dibandingkan kondisi normal.
“Dari data kami, Jasamarga, diperkirakan dengan volume pertumbuhan dari tahun 2024-2025, Januari- November diperkirakan akan tumbuh lebih dari 1%,” ujar Rivan dalam Apel Terpadu Jasa Marga di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (15/12/2025).
Dengan proyeksi tersebut, Jasa Marga memperkirakan total kendaraan yang melintas di jalan tol selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 akan mendekati angka 4 juta kendaraan.
Tantangan Mengelola Kenaikan Lalu Lintas Rivan menegaskan bahwa peningkatan volume lalu lintas sebesar satu persen bukanlah hal yang mudah untuk dikelola. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor serta kesiapan infrastruktur dan kebijakan lalu lintas yang matang agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman dan lancar.
Ia memastikan bahwa Jasa Marga tidak bekerja sendiri dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan tersebut. Perusahaan pelat merah itu akan terus berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Kementerian Perhubungan, serta PT Jasa Raharja guna memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat.
“Tentu 1% ini bukan hal yang mudah karena memastikan semua kebijakan dilakukan dengan sangat baik dan masyarakat tetap bisa melalui seluruh ruas jalan tol menuju kota masing-masing,” sambung Rivan.
Kesiapan Infrastruktur dan Koordinasi Lintas Instansi Menurut Rivan, peningkatan volume lalu lintas harus diantisipasi melalui pengelolaan operasional yang optimal, mulai dari pengaturan lalu lintas, kesiapan petugas di lapangan, hingga koordinasi penanganan potensi gangguan selama periode libur panjang.
Jasa Marga juga menaruh perhatian pada aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol, mengingat libur Nataru menjadi salah satu periode dengan mobilitas tertinggi sepanjang tahun. Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan seluruh ruas jalan tol dapat tetap berfungsi maksimal dalam melayani arus perjalanan masyarakat.
Dw.











