majalahsuaraforum.com – Pemerintah memastikan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), serta Sumatera Barat (Sumbar) tidak ditetapkan sebagai darurat bencana nasional. Meski demikian, penanganan tetap dilakukan dengan pengerahan kekuatan penuh secara nasional atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa seluruh kementerian dan lembaga terkait, termasuk TNI, Polri, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah diperintahkan untuk terlibat penuh dalam penanganan bencana tersebut.
“Jadi sekali lagi penanganannya benar-benar penanganan full kekuatan secara nasional,” ujar Pratikno saat konferensi pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025).
Data Korban Jiwa Terus Bertambah Berdasarkan data terbaru dari BNPB, jumlah korban terdampak akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi tersebut masih sangat tinggi. Hingga Rabu pagi (3/12/2025) pukul 08.00 WIB, tercatat ratusan korban jiwa serta ribuan korban luka.
“Jumlah meninggal dunia 753 jiwa, hilang 650 jiwa, dan korban luka-luka 2.600 jiwa,” tulis BNPB.
Ribuan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB juga melaporkan kerusakan signifikan pada permukiman warga dan fasilitas publik di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Tercatat sebanyak 3.600 rumah rusak berat, 2.100 rumah mengalami rusak sedang, serta 3.700 rumah mengalami rusak ringan.
Selain rumah warga, berbagai fasilitas umum turut terdampak. Kerusakan terjadi pada jembatan, tempat ibadah, sekolah, serta fasilitas kesehatan.
“Jembatan 39,34 persen mengalami kerusakan, fasilitas ibadah 16,97 persen, fasilitas pendidikan 42,5 persen, dan fasilitas kesehatan 1,18 persen,” katanya.
Lebih dari Tiga Juta Warga Terdampak Bencana yang melanda wilayah Sumatera bagian barat dan utara ini juga menyebabkan jumlah pengungsi membeludak. Hingga hari ini, jumlah pengungsi tercatat mencapai 106.200 orang di Sumatera Barat, 538.000 orang di Sumatera Utara, serta 1,5 juta warga di Aceh.
Sementara itu, total warga terdampak secara keseluruhan meliputi 141.800 orang di Sumatera Barat, 1,5 juta orang di Aceh, dan 1,7 juta orang di Sumatera Utara. Dengan demikian, total warga terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai sekitar 3,3 juta jiwa.
Pemerintah pusat terus mengoordinasikan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses evakuasi, pemulihan infrastruktur, serta penyaluran bantuan bagi para korban bencana di wilayah terdampak.
Dw.











