Home / Ekonomi / Investasi Kendaraan Listrik Nasional Tembus Rp 5,76 Triliun, Industri Mengalami Lonjakan Produksi

Investasi Kendaraan Listrik Nasional Tembus Rp 5,76 Triliun, Industri Mengalami Lonjakan Produksi

majalahsuaraforum.com – Pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang kuat. Data terbaru dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat bahwa total investasi sektor tersebut  mulai dari bus listrik hingga kendaraan roda dua dan tiga  telah mencapai lebih dari Rp 5,7 triliun.

Penegasan itu disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, Setia Diarta, saat membuka Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang.

Menurut Setia, seluruh jenis kendaraan listrik menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

“Dari tiga kategori produk kendaraan listrik, yaitu bus listrik, mobil listrik dan kendaraan roda dua dan tiga listrik, seluruhnya mengalami perkembangan pesat dengan total investasi sebesar Rp 5,767 triliun,” ujar Setia, Sabtu (22/12/2025).

Rinciannya: Bus, Mobil, hingga Motor Listrik Bertumbuh Setia memerinci perkembangan kapasitas produksi masing-masing kategori.

1. Bus Listrik

Industri bus listrik dalam negeri kini memiliki kapasitas produksi mencapai 4.100 unit per tahun, didukung nilai investasi sekitar Rp 380 miliar.

2. Mobil Listrik

Produksi mobil listrik nasional tercatat jauh lebih besar, yakni 110.660 unit per tahun, dengan nilai investasi mencapai Rp 4,23 triliun. Angka ini menjadi porsi terbesar dari total investasi kendaraan listrik di Indonesia.

3. Roda Dua dan Tiga Listrik

Untuk kendaraan roda dua dan tiga listrik, kapasitas produksi mencapai 2,51 juta unit per tahun, dengan total investasi Rp 1,157 triliun.

“Kendaraan roda dua dan tiga listrik memiliki kapasitas produksi 2,51 juta unit per tahun disertai investasi Rp 1,157 triliun,” jelasnya.

Peran Sektor Otomotif dalam Perekonomian Nasional Lebih jauh, Setia menegaskan bahwa sektor otomotif  termasuk di dalamnya industri kendaraan listrik menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan manufaktur nasional.

Pada Triwulan III 2025, sektor otomotif berkontribusi 1,28% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

“Perkembangan industri kendaraan listrik nasional ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Indonesia pada pengembangan industri hijau dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh