majalahsuaraforum.com-Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Fasilitatif Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2025 secara virtual. Kegiatan ini mengusung tema “Tata Kelola Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang PRIMA.”, Kamis (13/11/25).
Dalam sambutannya, moderator menegaskan, “Rapat koordinasi ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan langkah strategis seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan tata kelola di tahun 2025.”
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dengan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa bertindak sebagai moderator. Adapun topik pembahasan berfokus pada peran UKPBJ dalam pengelolaan anggaran serta strategi pelaksanaan pengadaan barang/jasa tahun anggaran 2026. Moderator menyampaikan, “UKPBJ memiliki peran kunci dalam memastikan setiap proses pengadaan berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.”
Rapat koordinasi virtual ini diikuti oleh jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan pada seluruh UPT di Indonesia, termasuk kepala lapas, pejabat struktural, serta para pegawai Lapas Karanganyar. Partisipasi aktif dari seluruh UPT menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.
Pelaksanaan rapat ini menjadi upaya berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, serta menyempurnakan tata kelola organisasi di tingkat wilayah. Fokus pembahasan mencakup strategi pengadaan 2026, transformasi digital, percepatan proses bisnis, penguatan SDM pengadaan, hingga optimalisasi e-purchasing dan katalog elektronik.
Seorang narasumber menekankan, “Transformasi pengadaan tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal perubahan pola pikir dan komitmen terhadap transparansi.”
Pada sesi materi, para narasumber dari LKPP memaparkan berbagai aspek mulai dari strategi pengadaan nasional, peran UKPBJ, layanan LPSE, hingga alur kerja e-purchasing dan katalog elektronik. Penjelasan mencakup kewajiban e-purchasing, mini competition, hingga ketentuan surat pesanan di e-katalog V6. Setelah seluruh materi dipaparkan, kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab.(hil)











