Home / Olahraga / Duka di Turin: Dua Penonton Tewas Saat Menyaksikan ATP Finals 2025

Duka di Turin: Dua Penonton Tewas Saat Menyaksikan ATP Finals 2025

majalahsuaraforum.com – Gelaran bergengsi ATP Finals 2025 yang tengah berlangsung di kota Turin, Italia, mendadak diselimuti suasana duka. Dua orang penonton dilaporkan meninggal dunia dalam dua peristiwa terpisah yang terjadi di sekitar arena pertandingan.

Insiden pertama berlangsung pada Senin (10/11/2025) pagi di area Fan Village Piazza d’Armi, tidak jauh dari lokasi utama pertandingan, Inalpi Arena. Seorang pria berusia 70 tahun dilaporkan tiba-tiba jatuh dan kehilangan kesadaran. Petugas medis yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan darurat dan berupaya menyelamatkan nyawanya. Namun, setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Molinette, pria tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Beberapa jam kemudian, suasana duka kembali terjadi. Kali ini, seorang pria berusia 78 tahun ambruk di tribune penonton saat menyaksikan laga sengit antara Taylor Fritz melawan Lorenzo Musetti. Tim medis yang bertugas di arena langsung memberikan penanganan cepat dan berhasil menstabilkan kondisi korban untuk sementara waktu. Namun, setelah dilarikan ke rumah sakit yang sama dalam kondisi kritis, nyawanya tak dapat diselamatkan.

Menurut laporan dari media Spanyol AS, kejadian tersebut meninggalkan trauma bagi banyak penonton yang hadir di arena. Mereka mengaku terkejut dan terguncang atas dua peristiwa tragis yang terjadi dalam satu hari di ajang olahraga elit tersebut. Hingga kini, pihak penyelenggara belum mengungkapkan identitas kedua korban secara resmi. Dugaan sementara menyebutkan bahwa keduanya mengalami serangan jantung.

Turnamen ATP Finals 2025, atau dikenal pula dengan nama Nitto ATP Finals 2025 karena dukungan sponsor, merupakan salah satu ajang penutup musim paling bergengsi di dunia tenis putra. Kompetisi ini mempertemukan para petenis tunggal dan ganda dengan peringkat tertinggi di ATP Tour 2025.

Pertandingan diselenggarakan di Inalpi Arena, Turin, Italia, menggunakan lapangan keras indoor, dan tahun ini menjadi tahun kelima berturut-turut kota Turin dipercaya menjadi tuan rumah. Turnamen tersebut merupakan edisi ke-56 untuk nomor tunggal dan edisi ke-51 untuk nomor ganda, menghadirkan para bintang besar tenis dunia yang bersaing memperebutkan gelar juara di akhir musim.

Meski atmosfer kompetisi berjalan meriah dan penuh antusiasme, dua insiden tragis tersebut menorehkan kesedihan mendalam. Dunia tenis berduka, sementara pihak penyelenggara diminta untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan penonton dalam setiap penyelenggaraan turnamen besar mendatang.

Jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh