Home / Nasional / BPOM Tegaskan Produk Lokal Aman, Tidak Terkontaminasi Radioaktif Cesium-137

BPOM Tegaskan Produk Lokal Aman, Tidak Terkontaminasi Radioaktif Cesium-137

majalahsuaraforum.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk-produk yang beredar di dalam negeri. Lembaga ini memastikan seluruh produk lokal masih aman dikonsumsi masyarakat.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Elin Herlina, menyampaikan bahwa hasil pemantauan dan pengujian rutin menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kontaminasi radioaktif pada produk dalam negeri. “Belum, belum (ditemukan),” ujar Elin Herlina.

Elin menjelaskan, BPOM secara berkala melakukan pengambilan sampel dan pengujian laboratorium untuk memastikan keamanan, mutu, dan kandungan bahan yang terdapat dalam produk yang beredar di pasaran. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting dari sistem pengawasan pangan nasional.

Selain pengujian internal, BPOM juga bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mendeteksi kemungkinan adanya cemaran zat radioaktif, termasuk Cesium-137. Kolaborasi ini dilakukan agar proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat.

“Sehingga banyak alternatif yang bisa digunakan untuk mempercepat proses pengujian,” kata Elin.

Lebih lanjut, BPOM juga tengah menyiapkan perluasan cakupan laboratorium agar mampu melakukan pengujian terhadap cemaran radioaktif dengan jangkauan yang lebih luas. Upaya ini dinilai krusial guna memperkuat sistem deteksi dini terhadap bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya keras untuk memastikan agar pencemaran zat radioaktif Cesium-137 tidak meluas ke berbagai sektor.

Bara mengungkapkan, selain udang dan cengkih, produk alas kaki yang diekspor ke Amerika Serikat dan Belanda juga teridentifikasi mengandung Cesium-137. Informasi resmi terkait hal tersebut diterima setelah dilakukan pertemuan dengan pihak Amerika Serikat.

Meski begitu, Bara menegaskan bahwa peristiwa kontaminasi yang terjadi pada produk sepatu itu berlangsung pada periode yang sama dengan kasus pada produk udang dan cengkih. Ia memastikan bahwa sumber pencemaran bukan berasal dari proses pengolahan di PT BMS (produsen udang) maupun PT NM (produsen sepatu).

“Ini murni karena kecelakaan. Kontaminasi Cs-137 terbawa oleh udara yang berasal dari pabrik milik PT PMT,” tutur Bara.

Menurut Bara, penyebaran zat radioaktif itu terjadi melalui udara (airborne) akibat insiden di pabrik PT PMT. Pemerintah pun terus melakukan langkah mitigasi bersama lembaga terkait agar dampak pencemaran tidak semakin meluas dan seluruh wilayah sekitar sumber kontaminasi dapat segera dipulihkan.

BPOM menegaskan akan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap produk yang beredar di pasar domestik. Pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan secara rutin guna memastikan bahwa seluruh produk dalam negeri tetap aman dikonsumsi dan digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh