majalahsuaraforum.com-Lapas Pasir Putih Nusakambangan tindaklanjuti instruksi Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso dalam agenda program budidaya sidat. Pada hari ini telah ditebar benih sidat pada 2 (dua) kolam yang telah disediakan masing – masing kolam sebanyak 250 benih sehingga total semuanya 500 benih sidat yang di tebar oleh Tim Kegiatan Kerja Lapas Pasir Putih. Ditjenpas Jateng Kemenimipas Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak program ini Kami lakukam untuk mendukung program akselerasi Menteri Imipas, Agus Andrianto, Kamis(23/10).
Kalapas Pasir Putih, Andi Yudho Sutijono menyampaikan “Budidaya sidat memiliki prospek yang cerah karena memiliki beberapa prospek yaitu Nilai Ekonomi Tinggi karena Sidat memiliki harga jual yang tinggi di pasar lokal maupun internasional, sehingga dapat memberikan keuntungan yang signifikan, permintaan yang tinggi terus meningkat seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan manfaat kesehatan yang dimiliki ikan sidat, pertumbuhan yang cepat dalam kondisi budidaya yang baik, sehingga memungkinkan pemulihan modal yang lebih cepat, dapat dilakukan di Skala kecil pada budidaya sidat dengan modal yang terjangkau, sehingga memungkinkan peternak pemula dapat memulai usaha, sidat memiliki peluang ekspor yang besar, “.
Disisi lain, budidaya sidat juga memiliki beberapa tantangan, seperti ketersediaan benih yang berkualitas sering menjadi kendala dalam industri budidaya, infrastruktur dan teknologi yang terbatas dan kurangnya adopsi teknologi modern dalam budidaya sidat dapat membatasi pertumbuhan sektor, manajemen kesehatan yang buruk dapat meningkatkan risiko penyakit dan kematian pada sidat. Dengan strategi yang tepat, komitmen terhadap inovasi, dan semangat kolaborasi.
Sistem yang digunakan dalam budidaya sidat kali inu adalah menggunakan sistem kocor adalah sistem budidaya yang menggunakan sirkulasi air secara terus-menerus (terkocor) untuk menjaga kualitas air tetap optimal, memungkinkan padat tebar yang lebih tinggi, dan meminimalkan risiko penyakit serta kerugian. Sistem ini mengandalkan pompa air untuk terus-menerus mengalirkan air ke kolam, yang membantu menjaga kestabilan suhu air dan membuang kotoran, sehingga lingkungan tumbuh ikan menjadi ideal meskipun padat. Lapas Pasir Putih terus berupaya dan berinovasi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan khususnya di program budidaya sidat.(hil)











