Home / Ekonomi / Kadin Dorong UMKM Aceh Tembus Pasar Internasional dengan Dukungan Infrastruktur dan Pembiayaan

Kadin Dorong UMKM Aceh Tembus Pasar Internasional dengan Dukungan Infrastruktur dan Pembiayaan

majalahsuaraforum.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bea Cukai Aceh dalam membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar global.

Mahfudz Y Loethan, Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Wilayah Kadin Indonesia, menekankan bahwa Aceh memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan produk kreatif yang dapat bersaing di tingkat internasional.

“Kadin sangat mendukung langkah Bea Cukai dalam menggerakkan UMKM Aceh agar siap ekspor. Namun, percepatan ini perlu diiringi dengan pembenahan logistik, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, dan integrasi sistem ekspor yang lebih efisien,” ujar Mahfudz, Kamis (16/10/2025).

Ia menambahkan bahwa penguatan ekspor harus dimulai dengan optimalisasi infrastruktur daerah. Pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe dianggap sebagai aset strategis yang harus dimanfaatkan maksimal sebagai pintu ekspor produk unggulan Aceh, khususnya ke negara-negara ASEAN seperti Malaysia dan Thailand.

“Jika Pelabuhan Krueng Geukueh dapat difungsikan secara maksimal untuk kegiatan ekspor, biaya logistik akan turun dan daya saing produk UMKM Aceh bisa meningkat signifikan,” jelas Mahfudz.

Selain infrastruktur, pembinaan berkelanjutan terhadap UMKM juga menjadi fokus. Banyak produk lokal Aceh memiliki cita rasa dan nilai budaya tinggi, tetapi masih memerlukan pendampingan dalam hal kualitas produk, desain kemasan, dan strategi branding agar mampu menembus pasar internasional.

“Kualitas dan branding produk Aceh harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing di pasar ekspor. Kadin siap berkolaborasi dengan Bea Cukai, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan untuk membina UMKM kita agar naik kelas,” tegas Mahfudz.

Mahfudz juga menyoroti pentingnya dukungan pembiayaan bagi UMKM. Bank Aceh diharapkan lebih aktif memberikan program kredit produktif dan pembiayaan ekspor yang sesuai bagi pelaku usaha.

“Akses permodalan menjadi kunci utama. Kami berharap Bank Aceh hadir lebih aktif memberikan kredit lunak kepada UMKM yang berorientasi ekspor,” tambahnya.

Mahfudz menekankan bahwa momentum rencana pembukaan jalur kargo laut dari Lhokseumawe ke Penang, Malaysia, serta penerbangan langsung dari Aceh ke Kuala Lumpur, harus dimanfaatkan secara optimal.

“Dengan sinergi semua pihak, saya yakin UMKM Aceh bukan hanya naik kelas, tapi bisa menjadi pemain global yang membawa nama baik daerah di kancah dunia,” pungkas Mahfudz.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh