Home / Hiburan / Melly Goeslaw Terima Risiko Dijauhi Teman Usai Jadi Anggota DPR

Melly Goeslaw Terima Risiko Dijauhi Teman Usai Jadi Anggota DPR

majalahsuaraforum.com –– Musisi sekaligus anggota Komisi X DPR RI, Melly Goeslaw, menyampaikan sikap terbuka dan ikhlas apabila langkahnya terjun ke dunia politik membuat sebagian rekan sesama artis maupun sahabatnya mengambil jarak. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan merasa sakit hati terhadap kritik maupun suara ketidakpuasan publik terhadap lembaga DPR.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (1/9/2025), Melly mengungkapkan bahwa dirinya menerima banyak pesan dari teman-teman dekat maupun jauh yang merasa perlu menyampaikan permohonan maaf. Hal itu karena mereka tetap ingin bersuara kritis terhadap DPR meski mengetahui Melly kini menjadi bagian dari lembaga tersebut.

“Banyak sudah kawan dekat maupun jauh mengirimkan WhatsApp (WA) kepada saya untuk meminta maaf karena harus bersuara dan menyatakan ketidakpuasan pada institusi saya (DPR),” tulis Melly.

Ia menegaskan, kebebasan berpendapat merupakan hak penuh masyarakat, termasuk teman-temannya.
“Tenang saja kawan-kawan, saya tidak sakit hati. Teruslah bersuara yang memang menjadi keresahan kalian, ketidakpuasan, dan segala yang kalian ingin ungkapkan. Kalian berhak 100% dalam hal ini,” lanjutnya.

Melly juga menegaskan sikap ikhlas bila keputusannya menjadi anggota DPR menyebabkan jarak antara dirinya dan para sahabat.
“Saya ikhlas dijauhi semua teman-teman. Tidak ada satupun argumen yang pantas saya ucapkan,” ucapnya.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk tetap melanjutkan perjuangan menyampaikan aspirasi melalui cara-cara yang baik.
“Saya hanya bisa bilang teruslah berjuang dalam jalan, jalur, maupun cara yang baik dan benar,” katanya.

Sebagai bentuk harapan, Melly meminta publik tetap memberikan doa meski dirinya kini menjadi bagian dari institusi yang sering menuai kritik.
“Dan, jika di antara ribuan orang buruk yang kalian benci ternyata masih ada 1% kebaikannya maka doakan saya semoga 1% itu yang ada di dalam hati kalian,” ungkapnya.

Namun, Melly menekankan bahwa penyampaian aspirasi jangan dilakukan dengan tindakan anarkis yang merugikan orang lain.
“Apabila masih boleh saya berbicara, janganlah membuat kerusakan di mana-mana hingga banyak korban tidak berdosa yang terkena imbasnya,” tuturnya.

Ia menutup pernyataannya dengan kesadaran penuh atas konsekuensi dari jalan hidup yang telah dipilihnya.
“Banyak nyawa yang hilang, jika tidak mau kenal lagi dengan saya maka saya ikhlas menerima karena inilah risiko yang harus saya jalani akibat jalan hidup yang saya pilih,” pungkas Melly.

 

Pen. Nal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh