Home / Nasional / Prabowo Gelar Rapat Terbatas dengan Pejabat Tinggi, Bahas Stabilitas Nasional dan Ancaman Hoaks

Prabowo Gelar Rapat Terbatas dengan Pejabat Tinggi, Bahas Stabilitas Nasional dan Ancaman Hoaks

Majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah pejabat tinggi negara untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada Rabu (27/8/2025). Pertemuan ini melibatkan Kepala Bapisus Aris Marsudiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Agenda utama rapat membahas situasi nasional terkini, khususnya menjaga stabilitas politik dan sosial.

Sebelumnya, pada Selasa (26/8/2025), Presiden Prabowo meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional (INN) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono, Jakarta. Sehari setelah peresmian tersebut, Prabowo langsung mengadakan rapat koordinasi bersama pimpinan lembaga negara untuk membicarakan kondisi bangsa.

Pesan Persatuan dan Stabilitas

Kepala Bapisus, Aris Marsudiyanto, mengatakan bahwa Presiden menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah dinamika politik yang tengah berkembang. Ia menegaskan bahwa pemerintah berada di jalur yang benar dalam menjalankan pembangunan.

> “Pemerintah sudah on the right track untuk membangun. Program-programnya berjalan dengan baik dan sudah sampai ke bawah, ke masyarakat. Marilah kita junjung rasa persatuan karena Indonesia akan maju dengan satu kunci, yaitu bersatu,” ungkap Aris.

 

Aris menambahkan bahwa Prabowo menaruh perhatian khusus pada upaya menjaga persatuan di tengah potensi gesekan sosial. Stabilitas, menurutnya, adalah fondasi agar program pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.

Peringatan Soal Hoaks dan Provokasi

Dalam kesempatan tersebut, Aris juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di era perkembangan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, banyak pihak yang berusaha memecah belah dengan menyebarkan kabar bohong.

> “Ada pihak yang ingin Indonesia ini selalu ribut. Oleh karena itu adik-adik jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks, harus benar-benar dilihat asal beritanya. Jangan mudah untuk melakukan kekerasan,” tegasnya.

 

Pesan ini terutama ditujukan kepada kalangan pelajar dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam provokasi yang bisa menimbulkan konflik horizontal.

Langkah Antisipasi Pemerintah

Rapat terbatas ini dinilai sebagai langkah antisipasi Presiden Prabowo dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional. Dengan meningkatnya penyebaran hoaks dan potensi konflik sosial, pemerintah merasa perlu memperkuat koordinasi antarlembaga.

Presiden menegaskan bahwa agenda pembangunan tidak boleh terhambat oleh isu-isu yang tidak benar ataupun oleh tindakan-tindakan yang berpotensi memecah belah bangsa.

Pertemuan di Istana ini sekaligus memperlihatkan konsolidasi antara eksekutif, kepolisian, TNI, dan kejaksaan untuk memperkuat keamanan nasional serta melindungi masyarakat dari ancaman disinformasi.

 

Pen. Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh