Majalahsuaraforum.com – Lapas Karanganyar Nusakambangan turut serta dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Pedoman Pembinaan Mental Kepatuhan Internal, yang digelar oleh Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bekasi, Senin (21/7).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Ditjenpas dalam menciptakan budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai kepatuhan serta etika aparatur negara. Melalui forum ini, para peserta berdiskusi secara mendalam mengenai rancangan pedoman yang akan menjadi acuan nasional dalam membina sikap mental dan kepatuhan pegawai pemasyarakatan, termasuk pencegahan terhadap pelanggaran disiplin dan penyimpangan tugas.
Dihadiri oleh perwakilan Unit Pelaksana Teknis se- Indonesia, Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 16-18 Juli 2025 di Hotel Grand Travello Bekasi dengan menghadirkan beberapa narasumber.
Direktur Kepatuhan Internal, Lilik Sujandi, dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan mental dan kepatuhan tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata. “Nilai dasar ASN, integritas pribadi, dan perilaku profesional harus menjadi cerminan nyata institusi Pemasyarakatan yang bekerja dengan hati dan tanggung jawab,” tegasnya.
Narasumber dari Polisi Militer TNI dan Biro SDM Kementerian Hukum juga turut memberikan perspektif lintas institusi terkait pembinaan karakter, disiplin kerja, serta penguatan sistem kontrol internal.
Suti Ramadhan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Karanganyar yang turut dalam kegiatan ini, menggaris bawahi bahwa Lapas Karanganyar siap berkomitmen untuk memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan professional.
Pen. Hil.











