Majalahsuaraforum.com – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai bagian dari strategi nasional untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi lokal.
Menurut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, program ini merupakan satu dari tiga pendekatan utama yang tengah dijalankan pemerintah, selain program layanan kesehatan gratis dan pendidikan berbasis masyarakat (sekolah rakyat). Ketiga inisiatif ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan yang merata.
“Pendekatan kami fokus pada sektor kesehatan, pendidikan, serta sosial-ekonomi,” ungkap Hasan dalam keterangan resmi, Minggu (20/7/2025).
Kopdes Merah Putih sendiri diatur melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan melibatkan kerja sama lintas kementerian serta pemerintah daerah, hingga tingkat desa. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan ekonomi dari akar rumput serta menciptakan desa yang mandiri dan tidak bergantung pada pusat.
Data BPS per September 2024 menunjukkan bahwa terdapat 24,06 juta jiwa penduduk miskin (sekitar 8,57%), dengan lebih dari 3,1 juta di antaranya tergolong miskin ekstrem. Angka ini menunjukkan urgensi dan relevansi program Kopdes sebagai solusi konkret dalam mengejar target Indonesia Emas 2045.
Melalui koperasi desa, pemerintah juga berupaya memperkecil kesenjangan sosial, meningkatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta membangun fondasi ekonomi berbasis gotong royong di berbagai wilayah.
Pen. Lan.











