majalahsuaraforum.com – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, harus mengakhiri perjuangannya di nomor tunggal Japan Open 2026 setelah kalah dari wakil Amerika Serikat, Ashlyn Krueger, pada babak pertama di Osaka, Jepang, Senin (19/10/2026).
Janice yang menempati posisi unggulan keenam tidak mampu mengatasi permainan Krueger dan menyerah dalam dua set langsung dengan skor 4-6, 4-6. Pertandingan tersebut berlangsung selama satu jam 15 menit, berdasarkan catatan Women’s Tennis Association (WTA).
Kekalahan ini membuat langkah Janice di sektor tunggal turnamen WTA 250 tersebut terhenti lebih awal. Meski demikian, ia masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan melalui nomor ganda.
Persaingan Ketat pada Set Pertama
Pada set pembuka, Janice dan Krueger terlibat persaingan yang cukup seimbang. Kedua petenis saling berusaha mempertahankan servis hingga kedudukan mencapai 4-4.
Memasuki gim kesembilan, Krueger berhasil mengambil keuntungan dengan merebut gim tersebut sehingga unggul 5-4. Petenis Amerika Serikat itu kemudian mempertahankan keunggulannya dan menutup set pertama dengan skor 6-4.
Janice sebenarnya mampu memberikan perlawanan sepanjang set pembuka. Namun, Krueger berhasil memanfaatkan kesempatan penting pada fase akhir set untuk mengamankan keunggulan lebih dahulu.
Hasil tersebut membuat Janice harus bekerja lebih keras pada set kedua apabila ingin membalikkan keadaan dan mempertahankan peluang lolos ke babak berikutnya.
Krueger Kembali Unggul pada Set Kedua
Memasuki set kedua, Janice kembali berusaha mengimbangi permainan lawannya. Pertandingan berlangsung ketat hingga kedua petenis mencapai kedudukan imbang 3-3.
Namun, Krueger kemudian berhasil mematahkan servis Janice untuk mengambil keunggulan 4-3. Setelah memperoleh keunggulan tersebut, petenis Amerika Serikat itu mampu menjaga konsistensi permainannya hingga menyelesaikan set kedua dengan skor 6-4.
Kemenangan dua set langsung tersebut memastikan Krueger melangkah ke babak berikutnya, sementara Janice harus menerima hasil kurang memuaskan pada penampilannya di nomor tunggal Japan Open 2026.
Statistik Pertandingan: Janice Unggul dalam Jumlah Ace
Berdasarkan statistik pertandingan, Krueger mencatatkan persentase kemenangan poin sebesar 56 persen. Sementara itu, Janice mengumpulkan 44 persen poin.
Dalam catatan winner, Krueger membukukan 23 poin, sedangkan Janice menghasilkan 20 poin. Krueger juga mencatatkan 11 kesalahan sendiri, sementara Janice melakukan 13 kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.
Meski kalah dalam sejumlah statistik tersebut, Janice sebenarnya unggul dalam jumlah ace. Petenis Indonesia itu menghasilkan delapan ace, dua kali lebih banyak dibandingkan Krueger yang mencatatkan empat ace.
Namun, keunggulan dalam jumlah ace belum cukup untuk membawa Janice memenangi pertandingan. Krueger mampu memanfaatkan sejumlah momen penting, terutama ketika berhasil mematahkan servis Janice pada kedua set.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan ketatnya persaingan di babak pertama turnamen lapangan keras yang berlangsung di Osaka itu.
Janice Tjen Bersiap Melanjutkan Perjuangan di Nomor Ganda
Walaupun tersingkir dari nomor tunggal, Janice masih akan tampil pada sektor ganda Japan Open 2026. Ia dijadwalkan berpasangan dengan petenis Australia, Storm Hunter.
Janice dan Hunter menempati posisi unggulan teratas pada nomor ganda. Pada pertandingan babak pertama, mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Ingrid Martins dari Brasil dan Sara Sorribes Tormo dari Spanyol pada Selasa (20/10/2026).
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Janice untuk kembali bersaing dan mengejar hasil positif di turnamen yang sama setelah gagal melanjutkan perjalanan di sektor tunggal.
Japan Open 2026 merupakan turnamen WTA 250 yang digelar di Osaka, Jepang, pada 19-25 Oktober 2026. Kompetisi ini termasuk dalam rangkaian Asian Swing, yakni periode turnamen tenis profesional yang berlangsung di kawasan Asia pada bagian akhir musim 2026.
Dengan masih tersedianya pertandingan nomor ganda, perhatian berikutnya tertuju pada penampilan Janice bersama Storm Hunter. Keduanya diharapkan dapat memanfaatkan status sebagai pasangan unggulan teratas untuk melangkah sejauh mungkin dalam turnamen tersebut.
jay.












