majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIB Plantungan menggelar upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang diikuti oleh seluruh petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di lapangan dalam Lapas Pemuda Plantungan pada Senin pagi.
Upacara ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian rutin bagi para warga binaan.
Bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta memperkokoh semangat kebangsaan di lingkungan pemasyarakatan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter warganegara yang taat hukum.
Rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan penuh kedisiplinan. Petugas upacara, yang sebagian besar melibatkan warga binaan hasil pelatihan kedisiplinan, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Pancasila, hingga Pembukaan UUD 1945.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pembinaan kesadaran berbangsa merupakan pondasi utama sebelum warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
“Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sarana efektif untuk menyentuh hati nurani para warga binaan. Kami ingin menanamkan kembali rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan membimbing mereka agar menjadi pribadi yang berintegritas, taat hukum, serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas kelak,” ujar Suharno.
Melalui pelaksanaan upacara secara berkelanjutan ini, Lapas Pemuda Plantungan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang substantif demi mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis dan berdampak nyata.(hil)









