majalahsuaraforum.com-Program ketahanan pangan di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan kembali menunjukkan hasil nyata. Hari ini, petugas Lapas turut melaksanakan kegiatan pemasaran hasil panen sawi putih dengan menyalurkannya kepada pengepul. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan produktif di lingkungan Lapas mampu menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai ekonomis.
Keberhasilan panen sawi putih ini merupakan hasil dari proses panjang yang meliputi pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga masa panen. Di tengah tantangan musim kemarau, upaya petugas bersama warga binaan dalam menjaga dan mengoptimalkan lahan pertanian terus dilakukan agar tetap produktif dan memberikan hasil yang maksimal.
Pemasaran hasil panen kepada pengepul menjadi langkah penting dalam memastikan hasil kegiatan pertanian tidak hanya berhenti pada proses produksi, tetapi juga memiliki nilai jual dan manfaat ekonomi. Dengan demikian, program ketahanan pangan yang dijalankan di Lapas Pemuda Plantungan dapat menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, warga binaan memperoleh pengalaman praktis mengenai budidaya tanaman, perawatan, proses panen, hingga pemasaran hasil produksi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan harus terlihat dari hasil nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.
“Ini merupakan bukti bahwa lahan yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Kami terus mendorong petugas dan warga binaan untuk menjaga konsistensi dalam mengembangkan kegiatan pertanian, mulai dari penanaman hingga pemasaran hasil panen. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian yang memberikan keterampilan dan pengalaman nyata bagi warga binaan,” tegas Suharno.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Plantungan terus berkomitmen mengembangkan potensi lahan yang tersedia menjadi area produktif, sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Hasil panen sawi putih yang berhasil dipasarkan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan mewujudkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan.(hil)










