Home / Nasional / Banjir Rendam Jalan Nasional Aceh–Medan hingga 50 Cm, Arus Kendaraan Dialihkan

Banjir Rendam Jalan Nasional Aceh–Medan hingga 50 Cm, Arus Kendaraan Dialihkan

majalahsuaraforum.com – Banjir merendam sejumlah permukiman warga dan Jalan Nasional yang menghubungkan Aceh Tenggara dengan Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (11/10/2026). Genangan air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut terganggu sehingga kendaraan dialihkan ke jalan alternatif.

Hingga Minggu siang, banjir dilaporkan belum surut. Genangan air diperkirakan membentang sepanjang 1,5 kilometer di ruas jalan nasional yang menjadi jalur penghubung antara Aceh Tenggara dan Medan tersebut.

Kasat Lantas Polres Aceh Tenggara, IPTU Jefry Rosadi, mengatakan kepolisian telah melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengalihkan kendaraan yang hendak menuju Medan maupun sebaliknya. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari risiko yang dapat ditimbulkan akibat kendaraan melintasi genangan air.

“Ketinggian air di titik tertentu mencapai 50 sentimeter atau sepinggang orang dewasa, sehingga kendaraan yang hendak melintas harus dialihkan agar gelombang air tidak merusak barang warga,” ungkap Jefry.

Tanggul Sungai Lawe Bulan Jebol

Banjir yang menggenangi jalan nasional dan permukiman warga tersebut terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Lawe Bulan. Kondisi ini menyebabkan air meluap hingga menutupi sejumlah area, termasuk ruas jalan yang digunakan masyarakat untuk melakukan perjalanan antardaerah.

Hujan yang masih sering mengguyur wilayah Aceh Tenggara turut meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bertambahnya genangan. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan dan mengantisipasi potensi bahaya banjir.

Jefry juga mengimbau masyarakat yang bermukim di dekat sungai serta para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama ketika melintasi jalur yang terdampak banjir.

“Bagi warga yang berada di bantaran sungai dan pengendara yang melintas di Jalan Nasional Aceh menuju Medan dan sebaliknya harap berhati-hati,” imbau Jefry.

Kantor BPBD Ikut Tergenang

Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan banjir juga mengepung Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa banjir tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat dan perjalanan kendaraan, tetapi juga berdampak pada kawasan fasilitas pemerintahan setempat.

Di tengah kondisi tersebut, petugas kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah pengendara menerobos genangan air. Langkah ini dilakukan karena ketinggian air berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menimbulkan kerusakan pada barang milik warga.

Pengendara yang hendak melakukan perjalanan dari Aceh menuju Medan maupun arah sebaliknya diimbau mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Lawe Bulan diminta tetap waspada mengingat hujan masih kerap mengguyur wilayah Aceh Tenggara dan banjir belum dilaporkan surut hingga Minggu siang.

 

dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh