majalahsuaraforum.com-Penyanyi muda Betrand Peto memenuhi panggilan penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penganiayaan, Senin (21/9/2026).
Betrand yang akrab disapa Onyo tersebut datang dengan didampingi tim kuasa hukumnya. Pemeriksaan berlangsung cukup panjang, yakni sekitar 4,5 jam.
Kuasa hukum Betrand, Ezra, mengatakan kehadiran kliennya merupakan bentuk pemenuhan panggilan penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Pemeriksaan itu berkaitan dengan laporan yang dibuat oleh perempuan berinisial DYP terhadap teman dekat Betrand, Bebby Hatami.
Dalam proses pemeriksaan, penyidik menggali keterangan Betrand mengenai keberadaannya ketika berada di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
“Oke, yang kedua itu sekitar 20–22 pertanyaan dari jam 03.00 sampai jam 07.30,” ungkap sang kuasa hukum, Ezra, kepada awak media.
Ezra menyebut pertanyaan penyidik antara lain berkaitan dengan rangkaian aktivitas Betrand sejak tiba di lokasi hingga meninggalkan tempat tersebut. Penyidik juga meminta penjelasan mengenai aktivitas Onyo setelah meninggalkan lokasi hingga kembali ke tempat syuting.
“Bagaimana Onyo datang ke sana mulai dan di sana ngapain aja sampai dengan selesai pulang lagi ke tempat basecamp dan sampai syuting lagi. Itu aja sih garis besarnya,” jelas Ezra.
Dalam keterangannya, pihak Betrand juga mengungkap bahwa Onyo berada di lokasi ketika dugaan penganiayaan tersebut terjadi. Dengan demikian, Betrand disebut mengetahui dan melihat secara langsung peristiwa yang sedang diselidiki penyidik.
“Ya pasti semuanya ada yang melihat langsung, pastinya ada. Termasuk dari Onyo juga melihat langsung,” ucap Ezra.
Usai menjalani pemeriksaan, Betrand menyampaikan komitmennya untuk tetap kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan. Putra angkat Ruben Onsu itu juga menegaskan dirinya akan memenuhi setiap panggilan penyidik apabila kembali dibutuhkan.
“Dan hari ini aku datang ke sini untuk menjadi saksi, karena ada yang harus perlu dijelaskan ya. Gitu. Dan pastinya doain aja semoga semuanya berjalan lancar. Aku di sini nggak akan ke mana-mana, saya akan selalu apa… taati apa yang sedang berjalan sekarang, gitu,” tegas Betrand Peto.
Sementara itu, tim kuasa hukum Betrand belum memberikan tanggapan terkait langkah pelapor berinisial ANW yang diketahui mendatangi sejumlah lembaga negara. Beberapa lembaga yang didatangi di antaranya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), serta Komnas Perempuan.
Ezra mengatakan pihaknya memilih untuk tidak memberikan respons terhadap langkah tersebut karena menganggap hal itu berkaitan dengan strategi hukum dari pihak lain.
“Mungkin itu kita belum tanggapi karena itu kan strategi daripada rekan lawyer yang di sana, kita hormati. Tapi sekarang kita fokus ke Onyonya dulu,” ucap Ezra.
Menurut Ezra, pihaknya saat ini memilih berkonsentrasi pada proses hukum yang tengah dijalani Betrand. Ia menyebut masih terbuka kemungkinan adanya pemanggilan lanjutan maupun perkembangan laporan lainnya.
“Kita fokus kepada Onyonya dulu. Sekarang bagaimana nanti sehabis ini ada apa lagi panggilan, sehabis itu lagi panggilan yang lain kan juga ada laporan lagi kan. Kita fokus,” tandasnya.(farhan)
Betrand Peto Diperiksa 4,5 Jam, Akui Melihat Langsung Dugaan Penganiayaan DYP











