majalahsuaraforum.com-Dua orang Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan menjalani Litmas awal yang dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Bapas Kelas II Nusakambangan, Senin (14/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Konseling Lapas Pasir Putih mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Litmas awal dilakukan sebagai bagian dari tahapan pembinaan bagi Warga Binaan. Dalam pelaksanaannya, proses Litmas tetap memperhatikan aspek keamanan sesuai karakteristik Lapas Pasir Putih.
Pelaksanaan Litmas dilakukan dengan pengawalan melekat dari Tim Tanggap Darurat (TTD) Lapas Pasir Putih. Sebagai bagian dari penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), kedua Warga Binaan menjalani pemeriksaan dan pengamanan menggunakan borgol tangan dan kaki serta penutup mata selama kegiatan berlangsung. Pengamanan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib. Di sisi lain, petugas tetap memberikan ruang yang kondusif agar proses asesmen oleh PK dapat berlangsung dengan baik.
Selama kegiatan, PK Bapas Kelas II Nusakambangan melakukan penggalian informasi awal mengenai kondisi dan latar belakang Warga Binaan sebagai bagian dari proses Litmas. Hasil dari Litmas nantinya menjadi salah satu bahan dalam mendukung pelaksanaan pembinaan sesuai kebutuhan masing-masing Warga Binaan. Sinergi antara Lapas Pasir Putih dan Bapas Nusakambangan terus diperkuat untuk mendukung proses pembinaan yang berkesinambungan. Pendekatan tersebut tetap dilaksanakan dengan mengutamakan keamanan dan ketertiban.
Kasubsi Bimkemaswat Lapas Pasir Putih menyampaikan bahwa Litmas awal memiliki peran penting dalam mengenali kondisi Warga Binaan sejak awal menjalani pembinaan. “Litmas awal ini menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan Warga Binaan, sehingga pelaksanaan pembinaan ke depannya dapat lebih tepat sasaran,” ujar Kasubsi Bimkemaswat Lapas Pasir Putih. Menurutnya, koordinasi dengan Bapas juga menjadi bagian penting agar setiap tahapan pembinaan dapat berjalan sesuai ketentuan. “Kami tetap memastikan seluruh proses berlangsung aman dan sesuai SOP, karena keamanan dan pembinaan harus berjalan beriringan,” tambahnya.
Kegiatan Litmas awal tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Pelaksanaan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Pasir Putih dalam memberikan pembinaan yang terarah sekaligus memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan. Dengan dukungan Bapas Kelas II Nusakambangan, proses pembinaan diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Setiap tahapan menjadi bagian dari upaya membantu Warga Binaan mempersiapkan diri menuju perubahan yang lebih baik.(hil)











