majalahsuaraforum.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Plantungan terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif melalui pemanfaatan lahan dan pengembangan keterampilan di bidang pertanian. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan pengaplikasian pupuk organik cair (POC) pada tanaman tomat bersama peserta MagangHub di lingkungan Lapas Pemuda Plantungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari proses pengenalan dan pembelajaran peserta MagangHub terhadap kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas. Dalam kegiatan ini, peserta magang turut mempraktikkan cara mengaplikasikan POC pada tanaman tomat dengan memperhatikan takaran dan cara pemberian yang tepat.
Pupuk organik cair (POC) merupakan pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Secara sederhana, bahan yang dapat digunakan antara lain sisa sayuran atau buah-buahan, air cucian beras, gula merah atau molase, serta air. Bahan-bahan tersebut difermentasi hingga menghasilkan larutan yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
Sebelum pengaplikasian, POC terlebih dahulu diencerkan dengan air sesuai takaran yang digunakan. Selanjutnya, larutan diberikan pada tanaman tomat secara hati-hati agar tidak berlebihan. Peserta MagangHub juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perawatan tanaman secara rutin, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pemantauan kondisi tanaman.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi peserta MagangHub, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Plantungan dalam mengembangkan kegiatan pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung proses perawatan tanaman dan penerapan pupuk organik dalam mendukung pertumbuhan tanaman.
Kalapas Pemuda Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pertanian yang dilaksanakan di lingkungan Lapas diharapkan dapat memberikan pengalaman dan keterampilan praktis kepada para peserta. “Kegiatan pertanian seperti pengaplikasian pupuk organik cair ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang sederhana namun bermanfaat. Kami berharap peserta MagangHub dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai proses perawatan tanaman sekaligus memahami pentingnya pemanfaatan bahan-bahan organik yang ada di sekitar,” ujar Suharno.
Lebih lanjut, kegiatan pembinaan pertanian diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi warga binaan maupun peserta yang mengikuti kegiatan pembelajaran dan magang di Lapas Pemuda Plantungan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Plantungan menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan, khususnya melalui pemanfaatan sektor pertanian.
Hil.











