majalahsuaraforum.com-Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan melalui Kegiatan Kerja (Giatja) terus melakukan pemeliharaan sarana budidaya perikanan sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas dan keberlanjutan program ketahanan pangan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan pengurasan dan pembersihan kolam bioflok.
Kegiatan pengurasan dilakukan sebagai bagian dari perawatan kolam agar kondisi lingkungan budidaya tetap terjaga. Petugas Giatja secara berkala melakukan pembersihan kolam dengan menguras air serta membersihkan bagian kolam dari endapan dan kotoran yang dapat memengaruhi kondisi budidaya.
Pemeliharaan kolam menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan budidaya ikan dengan sistem bioflok. Kondisi kolam yang terawat dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi ikan sekaligus menjaga sistem budidaya agar tetap berjalan secara optimal.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengelolaan sarana Giatja secara berkelanjutan. Selain berorientasi pada hasil produksi, perawatan fasilitas dilakukan untuk memastikan setiap sarana budidaya dapat terus dimanfaatkan dan memberikan hasil secara maksimal.
Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara rutin, Lapas Pasir Putih terus mengoptimalkan potensi kegiatan kerja di bidang perikanan. Pengelolaan kolam bioflok diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjadi salah satu kegiatan produktif yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas.
Dengan perawatan sarana yang konsisten, Giatja Lapas Pasir Putih berkomitmen menjaga keberlangsungan kegiatan budidaya serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan fasilitas yang tersedia untuk mendukung program Pemasyarakatan yang produktif dan bermanfaat.(hil)











