Home / Hukum - Kriminal / Kolaborasi Dengan Kemenag, Lapas Terbuka Nusakambangan Tingkatkan Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan

Kolaborasi Dengan Kemenag, Lapas Terbuka Nusakambangan Tingkatkan Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan

 

majalahsuaraforum.com-Nusakambangan – Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan terus berkomitmen memberikan pembinaan secara menyeluruh kepada Warga Binaan, tidak hanya melalui pembinaan kemandirian dan keterampilan, tetapi juga melalui penguatan mental dan spiritual. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan yang dilaksanakan di Masjid Lapas Terbuka Nusakambangan, Jumat(04/09).

Kegiatan pembinaan kerohanian dilaksanakan dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias, duduk bersama di dalam masjid untuk mendapatkan tausiah serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi Warga Binaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan keagamaan, diharapkan dapat melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, serta membangun kesadaran untuk meninggalkan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama dan hukum. Nilai-nilai keimanan juga diharapkan menjadi landasan bagi Warga Binaan dalam menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Lapas Terbuka Nusakambangan berupaya menjadikan pembinaan sebagai proses perubahan yang berkelanjutan. Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih baik, memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan mental untuk menjalani kehidupan secara positif setelah selesai mengikuti program pembinaan.

Melalui pelaksanaan pembinaan kerohanian yang dilakukan secara berkesinambungan, Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan berharap setiap Warga Binaan dapat memperoleh bekal spiritual yang kuat. Dengan demikian, proses pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak dan pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mendorong terwujudnya perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik dan produktif.

“Pembinaan sejatinya adalah proses untuk memberikan kesempatan kepada setiap Warga Binaan untuk memperbaiki diri. Penguatan spiritual menjadi bagian penting agar mereka memiliki bekal moral dan keimanan ketika nantinya kembali ke masyarakat.”(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh