Home / Hukum - Kriminal / Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Pemuda Plantungan Gelar Pembacaan Maulid Simtudduror dan Shalat Jumat Berjamaah

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Pemuda Plantungan Gelar Pembacaan Maulid Simtudduror dan Shalat Jumat Berjamaah

 

majalahsuaraforum.com-Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Salah satunya diwujudkan melalui pembacaan Maulid Simtudduror dan shalat Jumat berjamaah bersama WBP serta petugas lapas pada Jumat, 4 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan ini diikuti oleh WBP dan petugas sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Pembacaan Maulid Simtudduror menjadi sarana bagi WBP dan petugas untuk bersama-sama bershalawat, menghayati keteladanan Nabi Muhammad SAW, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan shalat Jumat berjamaah sebagai bentuk pelaksanaan ibadah sekaligus penguatan pembinaan kerohanian di lingkungan lapas.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Plantungan berupaya menciptakan suasana pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan akhlak mulia. Kebersamaan antara WBP dan petugas dalam kegiatan keagamaan diharapkan dapat mempererat hubungan yang harmonis serta mendukung terciptanya lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Bapak Kalapas Suharno, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.

“Pembinaan keagamaan menjadi salah satu upaya kami untuk membentuk pribadi WBP yang lebih baik. Melalui pembacaan Maulid Simtudduror dan shalat Jumat berjamaah, kami berharap WBP dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak Kalapas Suharno, S.H., M.H.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.

“Harapannya, pembinaan ini tidak berhenti selama berada di lapas, tetapi dapat terus diamalkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat. Dengan bekal kepribadian yang baik, kami ingin WBP mampu membangun kehidupan yang lebih positif, mandiri, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Kegiatan pembacaan Maulid Simtudduror dan shalat Jumat berjamaah ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan dalam melaksanakan pembinaan yang menyeluruh, dengan mengedepankan aspek keagamaan sebagai landasan dalam membentuk WBP yang berakhlak, berintegritas, dan siap kembali berkontribusi di masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh