majalahsuaraforum.com – Timnas Basket Putra Indonesia mengawali perjalanan di Grup C ronde pertama Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 dengan hasil positif. Skuad Merah Putih berhasil mengalahkan Singapura dengan skor telak 80-54.
Pertandingan tersebut berlangsung di Arena Seremban, Malaysia, Jumat (28/8/2026). Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menjalani rangkaian pertandingan Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029.
Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia, David Singleton, menyambut positif kemenangan yang diraih anak asuhnya. Pelatih asal Amerika Serikat itu menilai performa pertahanan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Indonesia mampu mengendalikan pertandingan sejak awal.
“Saya pikir kunci kemenangan hari ini adalah intensitas pertahanan kami sejak awal pertandingan. Kami kemudian mampu menciptakan keunggulan yang cukup besar,” kata David Singleton dalam keterangannya.
Setelah mendapatkan keunggulan, Indonesia mampu mempertahankan jarak skor dengan Singapura. Kondisi tersebut membuat lawan kesulitan mengejar dan membalikkan keadaan.
“Kami menjaga jarak dengan lawan sehingga mereka kesulitan untuk mengejar,” ujarnya.
Meski meraih kemenangan dengan selisih 26 poin, David Singleton mengakui pertandingan tidak berlangsung mudah. Menurutnya, tantangan terbesar justru muncul ketika tim harus mempertahankan keunggulan yang sudah diperoleh hingga pertandingan berakhir.
“Menurut saya, hal tersulit adalah mempertahankan keunggulan tersebut sepanjang pertandingan. Namun, kami mampu melakukannya dengan tetap bermain bersama, memberikan kesempatan kepada banyak pemain untuk tampil, serta memanfaatkan kedalaman skuad,” ucap David Singleton.
Pelatih tersebut juga memberikan apresiasi terhadap seluruh pemain yang mendapatkan kesempatan bermain. Menurutnya, kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi Singapura.
“Saya sangat bangga melihat kedalaman tim hari ini dan bagaimana semua pemain mampu menunjukkan kontribusinya,” sambungnya.
David Singleton Minta Tim Tak Cepat Puas Kendati berhasil mencatat kemenangan besar, David Singleton mengingatkan para pemainnya agar tidak terlena dengan hasil tersebut. Ia menilai perjalanan Indonesia di Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 masih panjang sehingga tim harus segera mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian pelatih adalah permainan fisik. David menilai kemampuan bermain secara fisik menjadi bagian penting yang harus terus ditingkatkan oleh para pemain Indonesia.
“Permainan fisik merupakan bagian penting di sini. Pertandingan dimainkan dengan cara tertentu. Kami harus menerimanya sekaligus mulai meningkatkan kemampuan kami dalam aspek tersebut,” ujarnya.
Menurut David, peningkatan kemampuan fisik harus berjalan beriringan dengan kemampuan membaca jalannya pertandingan. Apabila kedua aspek tersebut dapat dijalankan dengan baik, ia yakin permainan Indonesia akan semakin berkembang, baik ketika menyerang maupun saat bertahan.
“Ketika kami mampu melakukan itu, bermain dengan baik, serta membaca pertandingan dengan tepat, kami bisa tampil sangat baik, baik dalam menyerang maupun bertahan. Jadi, kami harus melewati tantangan tersebut. Setelah itu bisa kami lakukan, saya yakin hal-hal positif akan datang untuk tim ini,” tuturnya.
Kemenangan atas Singapura menjadi langkah awal bagi Timnas Basket Putra Indonesia dalam persaingan Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029. Skuad asuhan David Singleton selanjutnya dituntut mempertahankan konsistensi permainan sekaligus memperbaiki sejumlah aspek yang masih menjadi pekerjaan rumah.
Dengan kedalaman skuad yang ditunjukkan saat menghadapi Singapura, Indonesia diharapkan mampu menjaga momentum positif tersebut pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Jay.












