Home / Hukum - Kriminal / Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Mendesak Penanganan Berbasis Bukti Ilmiah

Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Mendesak Penanganan Berbasis Bukti Ilmiah

majalahsuaraforum.com – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, memberikan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya untuk menyelesaikan kasus kematian Sutrimo penjaga kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dengan cara yang profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menekankan bahwa penyelesaian kasus harus mengutamakan pembuktian yang bersifat ilmiah. Hal ini dinilai penting agar tidak memicu bermacam-macam spekulasi di tengah masyarakat luas.

Menurut Hasbiallah, kecepatan gerak kepolisian sangat dibutuhkan karena masih ada petunjuk-petunjuk awal yang harus digali lebih dalam melalui penyelidikan dan penyidikan yang menyeluruh.

“Saya mendukung penuh langkah Polda Metro Jaya untuk bergerak cepat mengusut tuntas kematian Sutrimo secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Hasbiallah pada Senin, 27 Juli 2026.

Dari informasi yang diperoleh, salah satu temuan awal yang menarik perhatian adalah kondisi jenazah yang mengeluarkan busa dari mulut dan hidung. Meski begitu, penyebab kematian yang sesungguhnya baru bisa dipastikan setelah ada hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan forensik.

“Melihat kondisi jenazah yang mengeluarkan busa dari mulut dan hidung, secara kasatmata terdapat indikasi yang perlu didalami, termasuk kemungkinan dugaan keracunan. Karena itu, hasil uji laboratorium forensik dan otopsi menjadi sangat penting untuk memastikan penyebab kematian secara objektif,” katanya.

Selain itu, latar belakang almarhum sebagai penjaga rumah mantan pejabat tinggi Kejagung membuat kasus ini menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, proses hukum harus dijalankan secara terbuka agar tidak menimbulkan keraguan.

“Keterkaitan latar belakang tersebut berpotensi memunculkan berbagai spekulasi apabila tidak dijelaskan secara transparan. Karena itu, aparat penegak hukum harus memberikan kepastian hukum melalui proses penyidikan yang profesional,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali pentingnya penerapan scientific crime investigation atau penyidikan berbasis bukti ilmiah dalam mengungkap kebenaran. Langkah ini dinilai efektif untuk mengungkap seluruh fakta secara jujur serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

“Tidak ada jalan lain selain mengusut kasus ini secara sangat serius melalui scientific crime investigation. Hanya dengan ketegasan, profesionalisme, dan keterbukaan, kepolisian dapat menjawab kesimpangsiuran informasi di masyarakat serta mengungkap penyebab kematian almarhum secara tuntas,” pungkasnya.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh