Home / Hiburan / Slamet Rahardjo dan Widyawati Bersatu Kembali di Film CLBK, Angkat Kisah Cinta yang Tak Pernah Usai

Slamet Rahardjo dan Widyawati Bersatu Kembali di Film CLBK, Angkat Kisah Cinta yang Tak Pernah Usai

majalahsuaraforum.com – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan kisah romantis yang menyentuh hati melalui film terbaru berjudul Cinta Lama Babak Kedua (CLBK). Film bergenre drama komedi romantis ini mempertemukan dua aktor senior ternama, Slamet Rahardjo dan Widyawati, dalam sebuah cerita tentang cinta lama yang kembali hadir di penghujung usia.

Disutradarai oleh Ivander Tedjasukmana, film ini mengangkat perjalanan hidup Abi dan Sita, dua mantan kekasih yang pernah terpisah oleh waktu dan keadaan. Setelah puluhan tahun menjalani kehidupan masing-masing, keduanya kembali dipertemukan oleh takdir dalam situasi yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Abi yang diperankan Slamet Rahardjo dan Sita yang diperankan Widyawati harus menghadapi kenyataan bahwa masa lalu yang belum sepenuhnya selesai justru kembali muncul ketika hubungan keluarga mereka bersinggungan. Pertemuan tersebut menjadi titik awal munculnya berbagai persoalan yang memengaruhi kehidupan generasi berikutnya.

Konflik semakin berkembang ketika rencana pernikahan cucu mereka, Ambar dan Raka, terancam gagal terlaksana. Karakter Ambar diperankan oleh Sintya Marisca, sementara Raka dimainkan oleh Iskak Khivano. Hubungan kedua anak muda tersebut harus menghadapi dampak dari luka lama yang selama ini tersimpan antara Abi dan Sita.

Cerita menjadi semakin menarik dengan hadirnya sejumlah karakter pendukung yang turut memberi warna dalam alur film. Beberapa nama yang terlibat di antaranya Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila. Sementara itu, sosok Abi dan Sita di masa muda diperankan oleh Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah.

Film ini juga menjadi tonggak penting bagi MIR Productions yang untuk pertama kalinya terjun ke dunia perfilman nasional. Rumah produksi tersebut mengerjakan proyek ini sejak tahun 2025 dengan mengambil sejumlah lokasi syuting di Jakarta dan Bandung.

Co-producer sekaligus Founder MIR Productions, Vladimir Rama, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam produksi film adalah menghadirkan nuansa masa lampau yang autentik, khususnya saat menggambarkan era 1970-an.

“Kami menyulap Jalan Braga agar terlihat seperti setting tahun 1970 lengkap dengan properti dan penampilan figuran sesuai era tersebut. Prosesnya cukup rumit, tapi hasilnya sangat memuaskan,” kata Rama seusai special screening di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Selain menyajikan kisah romantis yang hangat, film Cinta Lama Babak Kedua juga mengangkat pesan mendalam mengenai kenangan masa lalu, luka yang belum pulih, serta bagaimana keputusan dan konflik pada masa silam dapat memengaruhi kehidupan generasi berikutnya.

Melalui perpaduan drama keluarga, komedi, dan kisah cinta lintas generasi, film ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman emosional bagi para penonton dari berbagai kalangan usia.

Film Cinta Lama Babak Kedua (CLBK) dijadwalkan mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 2 Juli 2026.

Aan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh