majalahsuaraforum.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora yang berada di Paris, Prancis. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan sekaligus kebersamaan, mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat Indonesia di luar negeri.
Pelaksanaan Salat Iduladha diikuti oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan yang tinggal maupun sedang berada di Paris. Kehadiran Presiden Prabowo di tengah diaspora Indonesia menjadi momen istimewa yang disambut hangat oleh para jemaah.
Dalam khutbah Iduladha yang disampaikan Fakhruddin, dijelaskan bahwa Iduladha bukan hanya perayaan keagamaan semata, tetapi juga memiliki makna kemanusiaan yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa ibadah kurban mengandung pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama manusia.
Menurutnya, umat Islam diajak untuk menjadikan Iduladha sebagai sarana memperkuat identitas keislaman, menjaga keharmonisan keluarga, dan mempererat persatuan, khususnya bagi umat Muslim yang hidup sebagai diaspora di negeri orang.
“Kita tidak diperintahkan menyembelih anak-anak kita sebagaimana Nabi Ibrahim AS, akan tetapi kita diperintahkan menyembelih ego kita demi menaati perintah Allah SWT,” ujar Fakhruddin dalam khotbahnya.
Pesan tersebut mengingatkan jemaah bahwa esensi kurban tidak hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan, tetapi juga tentang kemampuan manusia menahan ego dan mengutamakan ketaatan kepada Allah SWT.
Usai menunaikan Salat Iduladha, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama warga Indonesia yang hadir. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Presiden tampak menyapa serta menyalami para jemaah satu per satu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan makan bersama antara Presiden dan masyarakat Indonesia di Paris. Momentum tersebut menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan emosional antara Kepala Negara dengan diaspora Indonesia di luar negeri.
Perayaan Iduladha itu sekaligus menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat Indonesia di tanah rantau. Meski berada jauh dari Indonesia, suasana kekeluargaan dan nilai-nilai kebersamaan tetap terasa erat dalam peringatan hari besar keagamaan tersebut.
Kehadiran Presiden Prabowo di tengah diaspora Indonesia juga memberikan semangat dan kedekatan tersendiri bagi warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri, sekaligus memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat Indonesia di berbagai belahan dunia.
Red.











