majalahsuaraforum.com – Menghadapi lonjakan kendaraan selama libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Satlantas Polres Cianjur dari Kepolisian Negara Republik Indonesia meningkatkan kesiapsiagaan dengan menurunkan puluhan personel di sejumlah titik rawan kepadatan arus lalu lintas, khususnya di jalur Puncak–Cianjur.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan bahwa sebanyak 56 personel telah disebar di beberapa lokasi strategis guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak lancar selama masa libur panjang berlangsung.
Menurutnya, langkah antisipasi dilakukan sejak awal melalui pengecekan kesiapan personel, sarana pendukung, hingga penyusunan strategi rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
“Puluhan personel sudah kami siagakan di beberapa titik rawan kepadatan arus, terutama di kawasan Puncak dan Cipanas. Para personel akan melakukan berbagai upaya, termasuk sistem satu arah saat terjadi antrean panjang kendaraan,” ujar AKP Aang, Kamis, 14 Mei 2026.
Selain menempatkan petugas di titik rawan kemacetan, Satlantas Polres Cianjur juga menyiagakan tim pengurai kemacetan yang dapat bergerak cepat ketika kepadatan kendaraan mulai terjadi. Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengawasan di antaranya pertigaan Hanjawar, pertigaan Cibodas, Pasar Cipanas, hingga Jalan Raya Pacet.
Petugas di lapangan juga telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi antrean panjang. Salah satu opsi yang akan diterapkan adalah sistem satu arah atau one way jika kepadatan kendaraan terus meningkat.
AKP Aang mengatakan, pengendara nantinya akan diarahkan menuju jalur alternatif apabila antrean kendaraan sudah mencapai lebih dari lima kilometer dan menghambat laju kendaraan secara total.
Hingga Kamis sore, arus kendaraan di jalur utama wilayah Cianjur dilaporkan mengalami peningkatan dibanding hari biasa. Meski demikian, kondisi lalu lintas dari kedua arah masih dinilai terkendali dan belum terjadi antrean panjang.
“Volume kendaraan memang meningkat, namun normal tak ada antrean dari kedua arah, termasuk juga di sepanjang jalur Cianjur-Bandung dan Cianjur-Sukabumi,” ujar AKP Aang.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama perjalanan. Pengendara diminta tidak saling mendahului ketika terjadi kepadatan guna menghindari potensi kecelakaan maupun kemacetan yang lebih parah.
Selain fokus pada kelancaran arus kendaraan, Satlantas Polres Cianjur turut mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan rawan bencana, terutama di jalur Puncak hingga wilayah selatan Cianjur. Kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi di sejumlah daerah dinilai berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan.
Untuk mendukung langkah penanganan cepat apabila terjadi bencana alam maupun hambatan di jalur utama, Satlantas Polres Cianjur terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga kementerian terkait. Sejumlah alat berat juga telah disiapkan di beberapa titik strategis dari wilayah utara sampai selatan Cianjur guna mempercepat proses evakuasi bila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Hil.











