majalahsuaraforum.com-Kasus pemerasan yang melibatkan oknum yang mengaku sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terungkap setelah seorang anggota DPR RI menjadi korban. Sosok yang menjadi target pemerasan tersebut diketahui adalah Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni.
Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya telah mengamankan empat orang pelaku yang diduga melakukan aksi penipuan sekaligus pemerasan dengan mencatut nama lembaga antirasuah tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan bahwa korban dalam kasus ini adalah Ahmad Sahroni.
“Benar (korban Ahmad Sahroni),” kata Budi Hermanto Jumat (10/4/2026).
Peristiwa ini bermula ketika Sahroni melaporkan dugaan pemerasan yang dialaminya ke pihak kepolisian pada Kamis (9/4) malam. Ia mengaku dimintai sejumlah uang hingga mencapai Rp 300 juta oleh para pelaku yang mengaku sebagai pegawai KPK.
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasilnya, empat orang berhasil diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses pendalaman masih terus dilakukan untuk mengungkap lebih jauh motif serta kemungkinan keterkaitan dengan kasus lain.
“Iya, ini masih didalami. Kami sampaikan kami sudah menerima satu laporan polisi dan ini masih akan kami dalami apakah itu ada kaitan tentang laporan ataupun dugaan satu kesatuan tadi,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Sahroni juga membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan kasus pemerasan tersebut kepada pihak berwajib.
“Benar sekali,” ucap Sahroni saat dikonfirmasi.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena pelaku berani mencatut nama lembaga resmi seperti KPK untuk melancarkan aksinya. Aparat penegak hukum pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan serupa yang mengatasnamakan institusi negara.(hil)
Wakil Ketua Komisi III DPR Jadi Korban Pemerasan, Empat Pelaku Ngaku Pegawai KPK Ditangkap Polisi











