Home / Olahraga / Debut Imran Nahumarury Diuji Saat Semen Padang Berjuang Keluar dari Zona Degradasi

Debut Imran Nahumarury Diuji Saat Semen Padang Berjuang Keluar dari Zona Degradasi

majalahsuaraforum.com – Pelatih anyar Imran Nahumarury akan menjalani laga perdananya bersama Semen Padang FC pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut dijadwalkan menghadapi tuan rumah PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin malam pukul 20.30 WIB.

Imran ditunjuk sebagai pelatih kepala Semen Padang menggantikan pelatih sebelumnya, Dejan Antonic. Penunjukan tersebut dilakukan di tengah kondisi tim yang sedang berada dalam situasi sulit di papan klasemen.

Pelatih berusia 47 tahun itu mengakui bahwa dirinya baru memiliki waktu persiapan yang sangat singkat bersama tim. Meski demikian, ia menilai pertandingan melawan PSBS Biak memiliki arti penting bagi perjalanan Semen Padang di sisa kompetisi musim ini.

“Persiapan kami lakukan dua hari setelah menjalani laga terakhir (melawan PSIM Yogyakarta). Saya juga baru bergabung di sini. Ini adalah laga yang sangat penting bagi kami,” kata Imran, Senin (9/3/2026).

Posisi Klasemen yang Kritis Saat ini Semen Padang berada dalam posisi yang tidak menguntungkan di klasemen sementara. Klub asal Sumatra Barat tersebut menempati posisi juru kunci dengan koleksi 17 poin dari 24 pertandingan.

Jumlah poin tersebut sama dengan yang dimiliki Persis Solo yang berada di posisi ke-17. Sementara itu, jarak mereka dengan PSBS Biak yang menempati posisi ke-16 hanya terpaut satu poin.

Situasi tersebut membuat laga antara Semen Padang dan PSBS Biak menjadi sangat krusial bagi kedua tim yang sama-sama berjuang menjauh dari zona degradasi.

Kesan Positif dari Latihan Perdana Meski baru bergabung selama dua hari bersama skuad Kabau Sirah, Imran mengaku cukup puas dengan respons yang ditunjukkan para pemain selama sesi latihan.

Ia melihat adanya semangat dan komitmen dari para pemain untuk berjuang keluar dari posisi sulit yang saat ini dihadapi tim.

“ Saya melihat banyak hal positif dari pemain. Saya juga senang pemain paham apa yang harus kita lakukan di pertandingan nanti,” ucap mantan pelatih Malut United tersebut.

Menurutnya, pemahaman taktik dan semangat juang para pemain menjadi modal penting untuk menghadapi laga penting melawan PSBS Biak.

Pertandingan Penting bagi Kedua Tim Pertandingan ini tidak hanya penting bagi Semen Padang, tetapi juga bagi PSBS Biak yang juga tengah berusaha keluar dari zona degradasi.

Tim berjuluk Badai Pasifik itu saat ini berada di posisi ke-16 klasemen. Jika berhasil meraih kemenangan, PSBS akan mengoleksi 21 poin dan berpeluang keluar dari zona merah.

Di sisi lain, kemenangan bagi Semen Padang akan membawa mereka mengumpulkan 20 poin, sehingga dapat menyamai perolehan poin Madura United dan Persijap Jepara yang saat ini menempati posisi ke-14 dan ke-15.

Harapan Dukungan dari Suporter Menjelang laga penting tersebut, Imran juga menyampaikan harapannya agar para suporter Semen Padang terus memberikan dukungan kepada tim.

Ia menilai dukungan dari para pendukung sangat berarti bagi perjuangan tim yang sedang berusaha keluar dari zona degradasi.

“Saya memohon dukungan dan doa dari seluruh suporter Semen Padang. Percayalah kepada kemampuan tim ini. Suporter tentu tahu kondisi tim yang sedang berjuang keras untuk keluar dari zona merah,” kata pelatih kelahiran Maluku tersebut.

Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, hasil pertandingan melawan PSBS Biak akan menjadi salah satu penentu penting bagi Semen Padang dalam upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.

Jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh