Home / Hiburan / Sarwendah Ditegur Debt Collector, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Utang Mobil

Sarwendah Ditegur Debt Collector, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Utang Mobil

majalahsuaraforum.com – Rumah artis Sarwendah belum lama ini didatangi dua orang debt collector yang menanyakan soal tunggakan cicilan sebuah mobil. Kedatangan mereka tak hanya mengejutkan sang artis, tetapi juga membuat seluruh penghuni rumah merasa terganggu.

Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, kemudian menyampaikan klarifikasi resmi terkait tuduhan adanya tunggakan kendaraan yang dikaitkan dengan klien mereka. Mereka menegaskan bahwa Sarwendah sama sekali tidak memiliki cicilan untuk mobil seperti yang dimaksud para penagih utang.

“Karena kejadian ini satu, mengagetkan klien kami dan semua isi orang di rumah klien kami. Yang pertama, klien kami tidak pernah berhutang terhadap mobil yang dimaksud,” ujar Chris saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan.

Pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa kedua debt collector tersebut sebenarnya sedang mencari seseorang berinisial RSO, yang diduga merupakan mantan suami Sarwendah. Mereka juga memastikan bahwa kendaraan yang menjadi objek penagihan tidak pernah berada di rumah eks personel Cherrybelle itu.

Menambahkan penjelasan, Abraham menyebut bahwa kliennya benar-benar terkejut karena para penagih datang membawa informasi yang keliru.

“Klien kami kedatangan dua debt collector yang mencari satu unit kendaraan Land Rover atau Range Rover begitu ya, karena adanya tunggakan cicilan utang. Nah ini, hal ini yang membuat klien kami cukup kaget begitu ya, dan di situ juga ada anak-anak. Jadi memang klien langsung mengabarkan kami dan ya itu fakta yang terjadi, gitu. Jadi memang ada tunggakan dari RSO untuk Land Rover tersebut,” tutur Abraham.

Chris juga menyampaikan bahwa informasi yang dibawa para debt collector seolah menuding bahwa mobil tersebut berada di kediaman Sarwendah, sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

“Karena informasi dari debt collector mobil itu ada di tempat klien kami, gitu. Kaget! Itu kan terjadi fitnah-fitnah juga menurut kami, dan klien kami terganggu sekali, gitu. Maksudnya, ya itu urusannya yang bersangkutan, kenapa ke kami? Bahkan sempat di video itu klien kami bilang, ‘Silakan, Pak, lihat saja di rumah’ gitu. Menurut kami, klien kami cukup baik ya sampai disuruh masuk ke dalam,” sahut Chris.

Insiden tersebut terjadi pada 7 November 2025 sekitar pukul 17.00 WIB. Usai kejadian, Sarwendah langsung meminta pengacaranya untuk melakukan komunikasi lebih lanjut dengan pihak yang terkait.

“Itu sudah saya konfirmasi ke pengacaranya, ya pengacaranya mungkin sedang koordinasi, saya nggak tahu juga ya, itu. Tapi kami keberatan dengan hal ini,” tutur Chris.

Dengan penegasan para kuasa hukum, mereka berharap kejadian serupa tidak lagi terulang, terutama karena tuduhan itu jelas tidak ditujukan pada pihak yang sebenarnya.

Aan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh