Home / Nasional / Dadan Hindayana Ungkap Kendala Penyerapan Anggaran, BGN Kembalikan Dana Rp 70 Triliun Program MBG ke Presiden Prabowo

Dadan Hindayana Ungkap Kendala Penyerapan Anggaran, BGN Kembalikan Dana Rp 70 Triliun Program MBG ke Presiden Prabowo

majalahsuaraforum.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, secara terbuka menjelaskan alasan lembaganya memutuskan untuk mengembalikan dana sebesar Rp 70 triliun dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Dadan, pengembalian dana tersebut dilakukan lantaran anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program MBG tidak dapat terserap secara maksimal hingga penghujung tahun 2025. Ia menyebut, meskipun pemerintah telah menyalurkan dukungan dana dalam jumlah besar agar program ini menjangkau seluruh penerima manfaat di Indonesia, kenyataannya realisasi di lapangan masih menghadapi sejumlah hambatan teknis.

“Pemerintah sudah menyiapkan dukungan anggaran besar agar program MBG menjangkau seluruh penerima manfaat di Indonesia. Namun ternyata membangun infrastruktur tidak semudah yang kita harapkan. Kami melihat kemungkinan besar uang yang bisa diserap dari Rp 100 triliun itu hanya Rp 28 triliun,” jelas Dadan saat ditemui di SPPG Grogol, Rabu (15/10/2025).

Ia menambahkan, sebagian besar proyek pelaksanaan program MBG masih dalam tahap pembangunan dan proses verifikasi, sehingga penggunaan anggaran belum dapat dilakukan secara maksimal. Dengan kondisi tersebut, Dadan mengaku telah menyampaikan laporan langsung kepada Presiden Prabowo.

“Saya sudah sampaikan kepada pak presiden, kami tidak bisa menyerap Rp 100 triliun, tetapi Rp 28 triliun. Karena itu, Rp 70 triliun kami kembalikan ke presiden,” ujarnya.

Lebih jauh, Dadan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo sebelumnya memberikan arahan agar program makan bergizi gratis bisa segera dipercepat pelaksanaannya. Arahan ini muncul setelah Presiden menerima berbagai aspirasi dari masyarakat saat berkunjung ke sejumlah daerah.

“Pak presiden sering ke daerah, kemudian mendapatkan inspirasi dan aspirasi dari anak-anak, dari orang tua yang ingin lebih cepat mendapatkan MBG. Kemudian pak presiden instruksikan agar program ini dipercepat tahun ini juga, 80,9 juta harus bisa dilayani pada akhir tahun,” tutur Dadan.

Dengan adanya pengembalian dana tersebut, BGN memastikan bahwa langkah tersebut dilakukan demi menjaga transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran negara. Dadan juga menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperbaiki sistem dan infrastruktur agar program MBG dapat berjalan lebih optimal di masa mendatang.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh