majalahsuaraforum.com – Keputusan Federasi Sepak Bola China (CFA) mengganti lawan uji coba timnas senior mereka dari Argentina menjadi Vietnam pada FIFA Matchday Oktober atau November 2025 menuai reaksi keras dari media dan publik sepak bola di China.
Awalnya, CFA telah mengirimkan undangan kepada Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk menggelar pertandingan persahabatan di Guangzhou pada Oktober mendatang. Rencana tersebut menjadi bagian dari tur Argentina di China, di mana Lionel Messi dan rekan-rekannya juga dijadwalkan menghadapi Uzbekistan.
Namun, laporan dari media China, Sina, menyebutkan bahwa rencana uji coba melawan Argentina dibatalkan. Sebagai gantinya, CFA akan mengundang Vietnam untuk pertandingan persahabatan di kandang sendiri. Keputusan ini langsung memicu kemarahan media dan para penggemar sepak bola di negara tersebut.
“Kegagalan terbesar, lawan timnas China sudah berubah dari Argentina ke Vietnam. China sudah melawan Vietnam enam kali dalam tiga tahun terakhir. Apakah China benar-benar kehabisan lawan?” tulis Sina.
Sina menegaskan bahwa Vietnam bukanlah lawan yang sepadan bagi China. Selain rekor pertemuan yang berpihak pada timnas China, frekuensi pertemuan yang terlalu sering dianggap tidak memberi manfaat besar bagi perkembangan tim.
“China menang 4 kali dan imbang dua kali, mencetak 12 gol, rata-rata dua gol per pertandingan. Keputusan untuk menggelar uji coba melawan Vietnam jelas kesalahan besar bagi timnas China,” tegas Sina.
Lebih lanjut, media tersebut mengungkapkan bahwa Vietnam kini tidak berada dalam performa terbaik. Penurunan kualitas permainan disebut semakin terlihat sejak mereka ditinggalkan oleh pelatih Park Hang Seo. Bahkan, dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027, Vietnam kalah telak 0-4 dari Malaysia.
“Timnas China pada dasarnya sudah mengatasi perlawanan Vietnam. Timnas China tidak butuh pertandingan ketujuh melawan Vietnam. Itu pertandingan tidak ada artinya, melawan tim yang sama,” tambah Sina.
Sina juga menyinggung bahwa sebelumnya sempat beredar rumor CFA akan memilih lawan dari tim-tim kasta kedua Eropa jika gagal mendatangkan Argentina. Namun, informasi terkini justru memastikan Vietnam sebagai lawan berikutnya.
“Tim China seharusnya memilih tim-tim papan atas, yang akan menghasilkan keuntungan sekaligus memiliki nilai pelatihan,” tulis Sina.
Sementara itu, Vietnam dijadwalkan menghadapi Nepal pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 bulan Oktober, lalu melawan Laos pada bulan November di ajang yang sama. Satu laga lainnya di bulan November masih belum pasti lawannya. Jika rencana Vietnam melawan Jepang gagal terealisasi, timnas China menjadi kandidat kuat sebagai lawan pengganti.
Jay.











