Majalahsuaraforum.com – Prancis bersama 14 negara Barat menyerukan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina. Seruan itu disampaikan dalam konferensi internasional di New York yang dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi, sebagai bagian dari upaya mendorong solusi damai dua negara atas konflik Israel-Palestina.
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, melalui akun X resminya menyatakan bahwa negara-negara tersebut sepakat untuk mendorong komunitas global agar mengakui kenegaraan Palestina.
“Di New York, bersama 14 negara lainnya, Prancis mengeluarkan seruan kolektif: kami menyatakan keinginan kami untuk mengakui Negara Palestina dan mengundang negara-negara yang belum melakukannya untuk bergabung,” tulis Barrot.
Konferensi tersebut menjadi sorotan karena Prancis dan Inggris, dua anggota kelompok negara G7, secara terbuka menyatakan rencana mereka untuk mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan pengakuan itu akan diberikan pada September 2025, jika Israel tidak mengambil langkah nyata menuju perdamaian, termasuk menghentikan agresi militer di Gaza.
Langkah ini akan menjadikan Prancis dan Inggris sebagai negara G7 pertama yang secara resmi mengakui kenegaraan Palestina.
Negara-negara lain yang turut serta dalam seruan tersebut antara lain Spanyol, Norwegia, dan Finlandia. Sementara sembilan negara lain, seperti Australia, Kanada, dan Selandia Baru, meski belum mengakui Palestina, menyatakan keterbukaan untuk mempertimbangkan langkah itu.
Konferensi juga menyerukan agar kelompok Hamas meletakkan senjata dan mengakhiri kontrol atas Jalur Gaza, sebagai bagian dari upaya menuju perdamaian yang menyeluruh dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Pen. Red











