Home / Kabar Berita / Tim RSIA Indonesia Jalin Kerja Sama Logistik di Mesir untuk Gaza

Tim RSIA Indonesia Jalin Kerja Sama Logistik di Mesir untuk Gaza

Majalahsuaraforum.com – Yayasan Maemuna Center Indonesia (Mae-C) mengumumkan bahwa tim awal pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Gaza kini mulai membangun jaringan logistik di Mesir. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan strategis guna mempercepat proses pembangunan rumah sakit yang ditujukan untuk melayani perempuan dan anak-anak Palestina.

Ketua Mae-C, Onny Firyanti Hamidi, menjelaskan bahwa tim ini terdiri dari tiga relawan berpengalaman: Edi Wahyudi, Abdurrahman Parmo, dan Fikri Rofi’ulhaq. Mereka sebelumnya juga terlibat dalam pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, yang hingga kini masih berdiri meski sering menjadi target serangan.

“Tim ini bertugas membangun hubungan dengan pemasok bahan bangunan dan alat medis lokal di Mesir. Ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk memulai pembangunan RSIA,” ujar Onny dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/7).

Selain menjalin relasi dengan supplier, tim juga menjajaki kerja sama dengan organisasi internasional seperti Program Pangan Dunia (WFP) di Mesir. Menurut Onny, keberangkatan ini bukan sekadar misi organisasi, melainkan representasi seluruh rakyat Indonesia dalam mendukung perjuangan kemanusiaan di Gaza.

Sementara itu, Edi Wahyudi yang memberikan laporan secara daring dari Mesir mengungkapkan bahwa tim menghadapi tantangan cuaca ekstrem hingga 40°C, namun proses penjajakan dengan berbagai pemasok tetap berjalan.

“Pertemuan dengan para supplier sedang dalam proses. Beberapa masih menunggu, tapi kami tetap melangkah dan dibantu pula oleh Kedutaan Besar RI di Kairo,” kata Edi.

Dubes RI untuk Mesir, Lutfi Rauf, turut memberikan dukungan dengan memfasilitasi berbagai pertemuan yang dibutuhkan. Mae-C berharap pembangunan RSIA ini dapat menjadi simbol solidaritas dan komitmen Indonesia terhadap rakyat Gaza.

Presidium Aqsa Working Group (AWG), Rifa Berliana Arifin, menambahkan bahwa pihaknya juga mempertimbangkan bekerja sama dengan pemasok dari luar Mesir seperti Eropa dan Yordania, khususnya untuk peralatan medis.

“Kami ingin membangun RSIA ini dengan tangan-tangan Indonesia. Tenaga teknis, insinyur, hingga tukang akan kami kirim langsung dari Indonesia agar emosional dan semangat kemanusiaannya lebih kuat terasa,” pungkasnya.

Tim awal secara resmi diberangkatkan pada 14 Juli lalu. Mae-C sendiri merupakan sayap perempuan dari AWG, yang selama ini fokus mendukung perjuangan rakyat Palestina serta perlindungan bagi perempuan dan anak-anak melalui program-program jangka panjang di bidang kesehatan.

 

Pen. Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh