Home / Hukum - Kriminal / Lahan Produktif, Pembinaan Progresif: 910 Bibit Mengkudu Mulai Bertunas di Nusakambangan

Lahan Produktif, Pembinaan Progresif: 910 Bibit Mengkudu Mulai Bertunas di Nusakambangan

majalahsuaraforum.com-Program budidaya tanaman mengkudu di Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan, pada Kamis (29/10), menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak 910 bibit mengkudu yang telah ditanam kini mulai menumbuhkan tunas baru. Perkembangan ini menjadi langkah awal yang menggembirakan dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mendukung pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dengan memanfaatkan lahan seluas 8 hektare dan dukungan total 5.000 bibit mengkudu, program ini menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan potensi pertanian yang produktif, terarah, dan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

Program budidaya mengkudu ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara WBP dan pegawai Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan. Keterlibatan bersama tersebut menjadi wujud sinergi dalam mengembangkan potensi lahan sekaligus menciptakan kegiatan yang memberikan nilai positif bagi proses pembinaan.

Pertumbuhan tunas baru pada 910 bibit yang telah ditanam menjadi motivasi untuk melanjutkan pemeliharaan secara konsisten, mulai dari pemantauan kondisi tanaman hingga perawatan sesuai kebutuhan. Sementara itu, total 5.000 bibit mengkudu menjadi bagian dari pengembangan program budidaya yang diharapkan dapat berjalan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan lahan dan keberlangsungan pertumbuhan tanaman.

Program ini tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan lahan dan pengembangan tanaman, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi WBP untuk meningkatkan keterampilan di bidang pertanian. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan budidaya, WBP diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta kemampuan bekerja sama.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Pemanfaatan lahan seluas 8 hektare juga membuka peluang pengembangan kegiatan produktif yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan sinergi antara pegawai dan WBP, program ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan kemandirian sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih produktif.

Kaalpas Terbuka Nusakambangan, Agung Nurbani, terus mendorong pelaksanaan program budidaya mengkudu sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian.

“Tumbuhnya tunas baru pada 910 bibit mengkudu yang telah ditanam menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan perawatan dan mengembangkan program ini secara berkelanjutan. Melalui kerja sama antara pegawai dan WBP, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pembinaan dan menjadi bekal keterampilan bagi WBP setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Lapas Terbuka Nusakambangan berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang progresif, produktif, dan berkelanjutan.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *