Home / Hukum - Kriminal / Rawat Tanaman di Sawah, Warga Binaan Lapas Terbuka Nusakambangan Asah Keterampilan Bertani

Rawat Tanaman di Sawah, Warga Binaan Lapas Terbuka Nusakambangan Asah Keterampilan Bertani

majalahsuaraforum.com-Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan Ditjenpas Jateng terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan pertanian di area persawahan. Kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi hingga menjelang siang ini difokuskan pada perawatan tanaman padi sebagai upaya meningkatkan keterampilan warga binaan di bidang pertanian. Rabu, (20/10).

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan melaksanakan sejumlah aktivitas perawatan tanaman, meliputi penyemprotan menggunakan produk UltradaP dan Spontan King, kegiatan matun atau membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi, serta pengairan sawah menggunakan mesin pompa air atau Alkon.

Setiap kegiatan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan tanaman padi agar dapat tumbuh dengan baik. Pembersihan gulma bertujuan mengurangi persaingan dalam memperoleh unsur hara, air, dan sinar matahari. Sementara itu, pengairan menggunakan Alkon dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air di area persawahan sesuai kondisi lahan.

Kepala Seksi Binapi dan Giatja, Agus Pujiono, menyampaikan bahwa kegiatan perawatan tanaman padi merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian untuk membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu memperoleh pengalaman dan keterampilan bertani secara langsung. Selain meningkatkan kemampuan di bidang pertanian, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama sebagai bekal bagi mereka untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Agus Pujiono.

Melalui pembinaan kemandirian di sektor pertanian, Lapas Terbuka Nusakambangan berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sekaligus menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri. Kegiatan di sawah tidak hanya menjadi aktivitas rutin, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan persiapan reintegrasi sosial bagi warga binaan. Kegiatan ini Kami lakukan untuk mendukung program akselerasi Menteri Imipas, Agus Andrianto.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *