Home / Kabar Berita / Trump Singgung Kemungkinan LA dan San Diego Diserang Iran, Pemimpin California Mengecam

Trump Singgung Kemungkinan LA dan San Diego Diserang Iran, Pemimpin California Mengecam

foto istimewa

majalahsuaraforum.com — Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyinggung kemungkinan Iran menyerang Los Angeles (LA) dan San Diego menuai kecaman dari sejumlah pemimpin pemerintahan California.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump ketika membahas perang dengan Iran dalam kegiatan kampanye di Nebraska pada Senin (5/10/2026). Dalam kesempatan itu, Trump juga mengatakan dirinya ingin melihat “kemenangan luar biasa” dalam pemilihan umum yang akan berlangsung pada November mendatang.

“Hal itu merupakan pengorbanan yang kecil demi menjaga keamanan dunia, menjaga keamanan negara kita,” tutur Trump, seperti dikutip surat kabar Los Angeles Times.

Trump kemudian menyinggung kemungkinan sejumlah kota di California menjadi sasaran serangan.

“Mereka dapat menghancurkan sebuah kota, biarkan mereka menghancurkan Los Angeles, biarkan mereka menghancurkan San Diego. Ini merupakan pengorbanan yang sangat kecil.”

Pernyataan tersebut langsung mendapatkan respons dari Gubernur California Gavin Newsom. Melalui unggahan di platform media sosial X, Newsom menyebut pernyataan Trump sebagai sesuatu yang “tidak waras dan berbahaya”.

“Setelah mengerahkan Garda Nasional dan Marinir untuk menduduki California, Donald Trump kini mengatakan bahwa musuh asing kita sebaiknya ‘menghancurkan’ Los Angeles dan San Diego,” ujar Newsom.

Wali Kota Los Angeles Karen Bass juga menyampaikan kritik terhadap pernyataan Trump melalui platform X. Ia menilai pernyataan tersebut dapat menimbulkan ancaman terhadap keselamatan masyarakat di kotanya.

“Presiden AS menyarankan agar pemerintah asing menyerang LA. Pernyataannya yang menyudutkan kota kita berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan kita.”

Respons serupa datang dari Wali Kota San Diego Todd Gloria. Ia menegaskan bahwa masyarakat San Diego tidak semestinya dianggap sebagai korban sampingan dalam konflik atau retorika perang.

“San Diego bukanlah korban sampingan. Kami tidak bisa dikorbankan begitu saja. Dan kami tidak akan pernah menjadi ‘pengorbanan kecil,'” unggah Todd Gloria di platform X.

Ia juga mendesak Trump agar tidak membawa San Diego ke dalam pernyataan mengenai konflik dan perang yang dinilainya tidak bertanggung jawab.

Gloria meminta agar Presiden AS tidak “menyeret kota kami ke dalam retorika perang Anda yang sembrono.”

Pernyataan Trump tersebut muncul menjelang pemilihan umum sela atau midterm election yang akan berlangsung pada November mendatang. Dalam pemilu tersebut, Partai Republik dan Partai Demokrat akan bersaing memperebutkan kendali atas dua majelis Kongres AS.

California sendiri merupakan negara bagian dengan jumlah penduduk terbesar sekaligus memiliki perekonomian terbesar di Amerika Serikat. Negara bagian tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat Partai Demokrat.

red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh