majalahsuaraforum.com-Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan pembinaan yang dapat memberikan manfaat dan keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan pembinaan keterampilan melukis yang dilaksanakan bersama WBP pada Sabtu (19/09/2026).
Kegiatan melukis menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan ruang bagi WBP untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan seni. Dalam kegiatan tersebut, WBP diberikan kesempatan untuk menuangkan ide, imajinasi, dan ekspresi mereka melalui media lukis dengan didampingi dalam proses pembinaannya.
Selain menjadi aktivitas positif selama menjalani masa pidana, pembinaan melukis juga diarahkan sebagai upaya memberikan bekal keterampilan kepada WBP. Kemampuan di bidang seni diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu keterampilan produktif ketika WBP telah selesai menjalani masa pidana dan kembali ke lingkungan masyarakat.
Proses melukis membutuhkan ketelitian, kesabaran, kreativitas, serta konsistensi. Hal tersebut secara tidak langsung turut melatih WBP untuk bekerja secara tekun dan menyelesaikan suatu karya melalui tahapan yang dilakukan secara bertahap. Setiap WBP juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan karakter dan gaya masing-masing sesuai dengan kemampuan serta kreativitas yang dimiliki.
Bapak Kalapas Suharno S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan karena WBP perlu mendapatkan kegiatan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.
> “Kami ingin setiap kegiatan pembinaan yang diberikan kepada WBP memiliki manfaat dan dapat menjadi bekal bagi mereka setelah bebas nanti. Melalui pembinaan melukis, WBP tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, tetapi juga dapat mengasah kreativitas dan mengembangkan keterampilan yang mungkin bisa mereka manfaatkan sebagai kegiatan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Bapak Kalapas Suharno S.H., M.H.
Lebih lanjut, kegiatan melukis juga menjadi sarana untuk mendorong WBP agar dapat menghasilkan karya yang memiliki nilai dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan adanya pembinaan secara rutin, kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat semakin berkembang, mulai dari teknik dasar hingga kemampuan dalam menghasilkan karya yang lebih baik.
Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus mendorong agar kegiatan pembinaan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan di dalam Lapas, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi WBP. Keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan diharapkan dapat menjadi modal awal bagi WBP untuk membangun aktivitas yang positif dan produktif setelah memperoleh kebebasan.
Melalui pembinaan melukis ini, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan menunjukkan komitmennya dalam memberikan ruang bagi WBP untuk mengembangkan potensi diri. Kreativitas yang dituangkan melalui karya diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perubahan dan pembentukan kemandirian WBP sebagai persiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus berupaya menciptakan kegiatan yang edukatif, kreatif, dan produktif sebagai bagian dari proses pemasyarakatan serta pembekalan keterampilan bagi WBP.(hil)











