majalahsuaraforum.com-Kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan warga binaan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pada Selasa, 15 September 2026, tim gabungan yang terdiri dari Lazismu, LazisNU, Lazis Al Azhar, Lazis Al Irsyad, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Cilacap melaksanakan program kemanusiaan berupa pemberian paket extra fooding bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Idensos Densus 88 sebagai bentuk kepedulian dan sinergi dalam mendukung warga binaan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menjadi bentuk kepedulian dan sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan Lapas Pasir Putih dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga binaan. Bantuan berupa paket extra fooding disalurkan kepada warga binaan sebagai bagian dari program kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Pelaksanaan kegiatan ini turut menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi dengan lembaga sosial dan keagamaan menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam mendukung proses pembinaan dan pemenuhan kebutuhan warga binaan.
Kehadiran tim gabungan dari berbagai lembaga amil zakat tersebut disambut baik oleh jajaran Lapas Pasir Putih. Dukungan yang diberikan menjadi bentuk kepedulian sosial yang dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menghadirkan semangat kemanusiaan bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pasir Putih, Andi Yudho Sutijono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh Lazismu, LazisNU, Lazis Al Azhar, Lazis Al Irsyad, dan UPZ Kementerian Agama Kabupaten Cilacap.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian serta perhatian yang diberikan kepada warga binaan Lapas Pasir Putih. Kami tentu sangat terbuka terhadap berbagai bentuk sinergi dan kolaborasi positif seperti ini, karena dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan dan mendukung proses pembinaan warga binaan. Semoga bantuan dan kepedulian yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Andi Yudho Sutijono, Kalapas Kelas IIA Pasir Putih.
Lebih lanjut, keterlibatan berbagai lembaga dalam kegiatan kemanusiaan di lingkungan Lapas menjadi salah satu bentuk sinergi yang dapat terus dikembangkan. Kehadiran pihak eksternal diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk bantuan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, maupun pembinaan warga binaan.
Program pemberian extra fooding ini juga mencerminkan nilai kepedulian dan kebersamaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan warga binaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan tambahan asupan bagi warga binaan sekaligus menjadi bentuk perhatian dari masyarakat terhadap mereka yang sedang menjalani proses pembinaan di dalam Lapas.
Lapas Pasir Putih senantiasa membuka ruang bagi berbagai pihak yang ingin berkontribusi secara positif dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Sinergi dengan lembaga sosial, keagamaan, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat lainnya diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan berharap kolaborasi dan kepedulian dari berbagai pihak dapat terus berkembang. Dengan adanya sinergi yang kuat antara Pemasyarakatan dan masyarakat, proses pembinaan warga binaan diharapkan dapat berjalan semakin optimal serta memberikan dampak positif bagi kehidupan warga binaan.(hil)











