Home / TNI/Polri / Kapolda Jabar Pimpin PTDH 36 Personel, Ingatkan Anggota Polri Jaga Integritas

Kapolda Jabar Pimpin PTDH 36 Personel, Ingatkan Anggota Polri Jaga Integritas

majalahsuaraforum.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 36 personel Polri yang dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin di lingkungan Polda Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Pipit menegaskan bahwa upacara PTDH bukanlah kegiatan yang patut dibanggakan maupun bentuk penghargaan kepada personel. Menurutnya, pelaksanaan upacara tersebut merupakan bagian dari penerapan aturan serta penegakan disiplin di tubuh kepolisian.

“Upacara ini yang kita laksanakan bukanlah upacara kebanggaan, bukan pula untuk penghargaan, melainkan upacara pemberhentian tidak dengan hormat terhadap beberapa personel Polri yang telah melakukan pelanggaran disiplin,” ujar Irjen Pol Pipit dalam sambutannya yang diunggah melalui akun Instagram @kapolda.jawabarat, Jumat, 11 September lalu.

Irjen Pol Pipit menyampaikan bahwa tidak ada pimpinan di lingkungan kepolisian yang berharap atau menginginkan seorang anggota berakhir melalui proses pemberhentian tidak dengan hormat. Setiap personel yang harus diberhentikan, kata dia, pada dasarnya merupakan kehilangan bagi institusi Polri.

“Setiap pimpinan tidak ada yang menginginkan atau merencanakan upacara seperti ini. Kehilangan personel akibat PTDH merupakan kerugian bagi institusi,” katanya.

Namun, ia menekankan bahwa Polri merupakan organisasi yang memiliki ketentuan, sistem disiplin, serta kode etik yang wajib dipatuhi oleh seluruh personelnya. Karena itu, setiap anggota harus memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan selama menjalankan tugas.

“Namun demikian, Polri adalah organisasi yang berlandaskan aturan, disiplin, etika, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Irjen Pol Pipit, pemberhentian tidak dengan hormat menjadi konsekuensi yang harus diterima oleh personel yang terbukti melakukan pelanggaran. Penegakan aturan tersebut diperlukan untuk mempertahankan profesionalisme sekaligus menjaga integritas institusi kepolisian.

Ia pun meminta agar peristiwa PTDH tersebut tidak hanya dipandang sebagai proses administratif terhadap personel yang melakukan pelanggaran. Pelaksanaan upacara tersebut juga harus menjadi bahan evaluasi dan peringatan bagi seluruh anggota Polda Jawa Barat.

“Kondisi tersebut menjadi keprihatinan bersama kita sekaligus peringatan pada seluruh anggota kita untuk senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam pengabdian,” tuturnya.

Kapolda Jabar selanjutnya mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjalankan tugas secara maksimal. Dalam menjalankan kewajiban sebagai anggota Polri, setiap personel diminta tetap berpegang pada nilai-nilai pengabdian dan tanggung jawab.

“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” titah Irjen Pol Pipit.

Selain menekankan kedisiplinan, Irjen Pol Pipit juga mengingatkan pentingnya niat dalam menjalankan setiap tugas kepolisian. Ia berharap seluruh anggota memiliki niat yang baik dan memandang pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari ibadah.

“In Syaa Allah kalau niatnya baik, keluar dari rumah berniat ibadah, In Syaa Allah jalannya itu mulus-mulus saja,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan upacara PTDH terhadap 36 personel tersebut dapat menjadi pelajaran bagi seluruh anggota Polda Jawa Barat. Setiap personel diharapkan semakin memahami bahwa disiplin, etika, integritas, dan tanggung jawab merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari tugas sebagai anggota Polri.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *