majalahsuaraforum.com – Persaingan sektor ganda campuran pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 diprediksi berlangsung ketat. Sejumlah pasangan papan atas dunia datang ke New Delhi, India, dengan catatan performa yang cukup menjanjikan sehingga berpeluang besar memperebutkan gelar juara.
Pasangan China Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menjadi salah satu kandidat terkuat. Duet yang saat ini menduduki peringkat satu dunia tersebut menunjukkan performa impresif dalam beberapa turnamen terakhir dengan tiga kali menembus final secara beruntun dan mengamankan dua gelar.
Meski demikian, ancaman terhadap dominasi Feng/Huang tidak hanya berasal dari pasangan China lainnya. Wakil Denmark, Thailand, Prancis, hingga sejumlah negara lain juga memiliki duet yang patut diperhitungkan.
Berikut lima pasangan ganda campuran yang layak menjadi perhatian berdasarkan performa terbaru, sebagaimana dikutip dari BWF, Senin (10/8/2026).
1. Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping
Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping berada di posisi teratas dalam daftar kandidat juara. Selain berstatus pasangan nomor satu dunia, keduanya juga tampil konsisten dengan mencapai tiga final secara berturut-turut dan memenangkan dua di antaranya.
Perjalanan mereka sepanjang musim 2026 memang sempat mengalami pasang surut. Namun, Feng/Huang berhasil kembali menemukan bentuk permainan terbaik menjelang Kejuaraan Dunia.
Ambisi pasangan tersebut semakin besar karena hingga kini mereka belum pernah memenangkan medali Kejuaraan Dunia sebagai pasangan.
2. Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin
Pasangan China lainnya yang patut diperhitungkan adalah Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Keduanya memiliki pengalaman kuat di Kejuaraan Dunia setelah menjadi runner-up pada edisi sebelumnya dan meraih medali perunggu di Kopenhagen pada 2023.
Performa mereka sepanjang 2026 memang belum terlalu mencolok. Jiang/Wei baru mengoleksi satu gelar Super 300 di Makau dan pernah menjadi runner-up Malaysia Open.
Namun, pengalaman tampil dalam pertandingan besar menjadi modal penting. Minimnya gelar pada musim ini tidak otomatis membuat mereka kehilangan peluang untuk kembali bersaing di papan atas.
3. Mathias Christiansen/Alexandra Boje
Mathias Christiansen/Alexandra Boje menjadi salah satu pasangan yang paling konsisten sepanjang musim 2026. Duet Denmark tersebut sebelumnya mencapai dua final pada Januari.
Setelah All England, performa mereka semakin meningkat. Christiansen/Boje berhasil mencapai lima final dari enam turnamen yang diikuti dan meraih empat gelar.
Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan penampilan mereka pada musim-musim sebelumnya.
Denmark sendiri sudah lebih dari 10 tahun tidak mendapatkan medali ganda campuran di Kejuaraan Dunia. Christiansen/Boje memiliki peluang untuk mengakhiri penantian tersebut.
4. Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran
Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran memang belum mampu menunjukkan konsistensi sepanjang musim. Namun, pasangan Thailand ini tetap menjadi ancaman ketika berhasil memainkan performa terbaik.
Setelah melewati periode dengan hasil yang kurang stabil pada pertengahan musim, Dechapol/Supissara mulai kembali menemukan momentum.
Mereka berhasil mencapai semifinal China Open. Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum menghadapi persaingan di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
5. Thom Gicquel/Delphine Delrue
Thom Gicquel/Delphine Delrue juga layak diperhitungkan dalam perebutan podium. Pasangan Prancis tersebut memiliki pengalaman setelah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia sebelumnya.
Selain itu, Gicquel/Delrue menunjukkan konsistensi dalam sejumlah turnamen level Super 1.000 sepanjang musim ini.
Mereka berhasil menjadi runner-up All England serta melangkah hingga semifinal Indonesia Open dan China Open. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa pasangan Prancis itu mampu bersaing dengan duet elite dunia.
Sejumlah Pasangan Lain Bisa Bikin Kejutan Selain lima pasangan utama tersebut, beberapa duet lain juga berpotensi memberikan kejutan di New Delhi.
Tang Chun Man/Tse Ying Suet, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, serta Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie termasuk pasangan yang dinilai mampu bersaing untuk memperebutkan posisi teratas.
Pasangan Amerika Serikat Presley Smith/Jennie Gai juga patut mendapat perhatian. Mereka berpotensi menjadi kuda hitam yang mengubah peta persaingan.
Sementara itu, India sebagai tuan rumah memiliki Dhruv Kapila/Tanisha Crasto yang menjadi salah satu andalan di nomor ganda campuran.
Dengan banyaknya pasangan yang memiliki catatan impresif dalam turnamen terakhir, persaingan menuju gelar juara Kejuaraan Dunia BWF 2026 diperkirakan berlangsung sengit.
Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping memang datang dengan status pasangan nomor satu dunia dan menjadi salah satu favorit utama. Namun, performa Christiansen/Boje, Jiang/Wei, Dechapol/Supissara, serta Gicquel/Delrue menunjukkan bahwa peluang untuk menggagalkan ambisi pasangan China tersebut tetap terbuka lebar.
Jay.











