Home / Hukum - Kriminal / Lapas Kelas I Tangerang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Selama Tiga Hari untuk 600 Warga Binaan

Lapas Kelas I Tangerang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Selama Tiga Hari untuk 600 Warga Binaan

majalahsuaraforum.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menyelenggarakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang ditujukan bagi seluruh warga binaan, berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Pada hari pertama pelaksanaan Selasa (28/7), setidaknya 200 orang telah menjalani pemeriksaan secara bertahap, yang dilayani oleh tim medis gabungan dari Puskesmas Batu Ceper, Puskesmas Poris Gaga, Puskesmas Benda, serta Klinik Pratama Lapas Kelas I Tangerang. Secara keseluruhan, program ini direncanakan menjangkau total 600 warga binaan.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh, tetapi juga sebagai langkah deteksi dini berbagai jenis penyakit, terutama penyakit menular. Dengan demikian, gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal, penanganan yang tepat dapat segera dilakukan, dan risiko penularan di lingkungan pemasyarakatan dapat ditekan seminimal mungkin.

Rangkaian pemeriksaan yang disediakan meliputi pendaftaran, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga skrining penyakit menular. Untuk skrining Tuberkulosis (TBC) dilakukan melalui pemeriksaan sinar-X dada, sementara pengecekan Human Immunodeficiency Virus (HIV) juga disertakan. Apabila ditemukan tanda-tanda awal TBC, pemeriksaan akan dilanjutkan dengan pengambilan sampel dahak untuk memastikan diagnosis dan menentukan jenis penanganan yang paling sesuai.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan ini. Ia menambahkan bahwa lingkungan pemasyarakatan memiliki pola hunian yang khas, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam hal pengendalian penyakit menular. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala menjadi langkah yang sangat penting untuk menemukan potensi penyakit sejak dini sekaligus mencegah penyebarannya.

“Hak atas layanan kesehatan tidak berhenti ketika seseorang menjalani masa pidana. Warga Binaan tetap berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan mereka dapat diketahui sejak dini sehingga apabila ditemukan gangguan kesehatan, dapat segera ditangani. Upaya ini juga menjadi ikhtiar kami menjaga lingkungan Lapas tetap sehat dan aman dalam mendukung proses pembinaan,” ujar Beni. 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang menekankan pentingnya keterbukaan dari setiap warga binaan saat menjalani pemeriksaan agar hasil yang didapat benar-benar mencerminkan kondisi kesehatan yang sebenarnya. “Kami mengharapkan kerja sama seluruh Warga Binaan untuk menjawab setiap pertanyaan dengan jujur dan menyampaikan setiap keluhan kesehatan yang dirasakan. Informasi tersebut akan membantu tenaga medis menegakkan diagnosis secara lebih akurat sehingga penanganan dapat diberikan sesuai kebutuhan. Melalui skrining TBC, pemeriksaan HIV, dan pemeriksaan kesehatan lainnya, kami berharap potensi penyakit menular ditemukan lebih dini sehingga penyebarannya dapat dicegah,” harapnya.

Salah satu warga binaan yang diwakili dengan inisial B menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya layanan ini. “Kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat berarti bagi kami. Selain diperiksa oleh tenaga medis, kami juga merasa ada perhatian terhadap kondisi kesehatan kami selama menjalani masa pembinaan. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan,” ungkapnya.

 Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI, sekaligus tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang terus berupaya memperkuat sistem deteksi dini penyakit serta memastikan setiap warga binaan mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan. Seluruh hasil pemeriksaan akan dicatat dan dijadikan dasar bagi tenaga medis untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya bagi masing-masing warga binaan.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh