majalahsuaraforum.com – Pertandingan perdana Inter Miami CF di stadion anyar mereka, Nu Stadium yang berada di kompleks Miami Freedom Park, berakhir tanpa pemenang setelah ditahan Austin FC dengan skor 2-2 dalam lanjutan Major League Soccer, Sabtu (4/4) waktu setempat. Laga ini sekaligus menjadi momen bersejarah yang telah lama dinantikan oleh klub dan para pendukungnya.
Dua pemain senior, Lionel Messi dan Luis Suarez, tampil sebagai penyelamat tim tuan rumah dari kekalahan di laga spesial tersebut.
Gol Bersejarah di Stadion Baru Meski pertandingan dikemas sebagai perayaan pembukaan stadion berkapasitas 26.700 penonton, Inter Miami justru harus menerima kenyataan pahit lebih dulu. Tim tamu membuka keunggulan melalui bek Guilherme Biro, yang sekaligus mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol pertama dalam sejarah stadion tersebut.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Empat menit setelah gol pembuka, Lionel Messi langsung memberikan respons cepat dengan mencetak gol penyeimbang melalui sundulan akurat di depan tribun yang dinamai khusus untuknya, “Leo Messi Stand”.
Babak Kedua Penuh Tekanan Memasuki babak kedua, Austin FC kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Kesalahan yang jarang terjadi dari Messi—kehilangan penguasaan bola di area berbahaya—dimanfaatkan dengan baik oleh lawan. Dalam waktu sekitar 10 detik, serangan balik cepat berhasil diselesaikan oleh Jayden Nelson untuk membawa Austin kembali unggul 2-1.
Situasi tersebut memaksa pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, melakukan perubahan taktik dengan memasukkan pemain segar.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Pada menit ke-81, Luis Suarez yang baru masuk ke lapangan berhasil mencetak gol penyeimbang melalui tendangan voli jarak dekat setelah memanfaatkan situasi bola mati.
Di penghujung pertandingan, Messi hampir menjadi penentu kemenangan bagi tuan rumah. Namun, tendangan bebas khasnya hanya membentur tiang gawang. Skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Momen Bersejarah bagi Klub dan Beckham Laga ini menjadi tonggak penting bagi Inter Miami karena untuk pertama kalinya mereka benar-benar bermain di kota Miami, setelah sebelumnya bermarkas di Fort Lauderdale selama lebih dari enam tahun.
Bagi pemilik klub, David Beckham, momen ini merupakan hasil dari perjalanan panjang sejak ia memilih Miami sebagai basis tim pada 2013.
“Tiga belas tahun lalu, saya mengumumkan Miami sebagai pilihan saya. Kami belum punya nama. Kami belum punya penggemar. Kami belum punya stadion,” ujar Beckham sebelum laga pembuka. “Hari ini, saya berdiri di rumah baru kami. Kami memiliki pemain terbaik dalam sejarah sepak bola yang bermain di Miami. Mimpi benar-benar bisa menjadi kenyataan.”
Peresmian stadion turut dihadiri sejumlah tokoh ternama, seperti legenda Brasil Ronaldo Nazario, Komisaris MLS Don Garber, serta musisi Marc Anthony yang membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat sebelum pertandingan dimulai.
Evaluasi Pelatih Usai Laga Meski berhasil menghindari kekalahan, pelatih Javier Mascherano mengaku tidak puas dengan performa timnya, terutama pada babak pertama.
“Kami pulang dengan rasa kecewa, merasa kami pantas mendapatkan lebih, terutama mengingat kami menciptakan 18 peluang mencetak gol,” evaluasi Mascherano. “Perasaannya pahit. Setelah penampilan kuat yang kami tunjukkan di New York (pekan lalu), hari ini kami justru mengambil satu langkah mundur.”
Hasil ini membuat Inter Miami memperpanjang catatan tanpa kekalahan mereka dalam beberapa laga terakhir, meskipun gagal meraih kemenangan di momen spesial tersebut.
Selanjutnya, Inter Miami dijadwalkan kembali tampil di Nu Stadium pada pekan depan untuk menjamu New York Red Bulls dalam lanjutan kompetisi MLS.
Jay.











