majalahsuaraforum.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, mengungkapkan kekhawatirannya terkait dampak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap perjalanan tim bulutangkis Indonesia yang akan mengikuti dua turnamen di Eropa.
Atlet yang akrab disapa Ubed tersebut dijadwalkan tampil dalam dua kejuaraan internasional, yakni Swiss Open 2026 dan Orleans Masters 2026. Kedua turnamen itu merupakan bagian dari rangkaian kompetisi penting bagi para pemain bulutangkis dunia.
Kekhawatiran Terhadap Jalur Penerbangan Ketegangan geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 disebut berpotensi memengaruhi lalu lintas penerbangan internasional. Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi rombongan atlet Indonesia yang akan menuju Eropa.
Ubed mengakui situasi tersebut menimbulkan rasa khawatir, terutama karena sebagian rute penerbangan menuju Eropa biasanya melintasi wilayah udara di sekitar kawasan Timur Tengah.
“Ya kalau kekhawatiran ada sih, tapi ya semoga bisa selamat lah,” kata Ubed saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Transit di Turki Meski demikian, Ubed menjelaskan bahwa rombongan tim Indonesia sudah memiliki rencana perjalanan yang jelas. Para atlet akan transit terlebih dahulu di Istanbul, Turki sebelum melanjutkan penerbangan menuju negara tujuan di Eropa.
Menurutnya, rencana transit tersebut memang sudah disusun sejak awal keberangkatan tim Merah Putih untuk mengikuti rangkaian turnamen di Benua Biru.
Dengan persiapan tersebut, tim bulutangkis Indonesia diharapkan tetap dapat menjalani agenda kompetisi tanpa gangguan berarti meskipun situasi geopolitik dunia sedang tidak stabil.
Jay.











